Waketum Partai Gerindra Fadli Zon
MONITOR, Jakarta – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof Yudian Wahyudi, kembali menjadi sorotan. Kali ini, publik mengkritisi pernyataannya mengenai persetujuannya pengubahan kalimat salam ‘Assalamualaikum’ yang biasa digunakan umat Muslim, dengan Salam Pancasila.
Dalam wawancara ekslusif bersama Detik.com, Yudian mengungkapkan betapa penting adanya Salam Pancasila di kawasan tempat umum sebagai titik temu diantara salam masing-masing agama di Indonesia.
“Kalau kita salam setidaknya harus ada lima sesuai agama-agama. Ini masalah baru kalau begitu. Kini sudah ditemukan oleh Yudi Latif atau siapa dengan Salam Pancasila. Saya sependapat,” demikian kata Yudian.
Yudian pun mengungkapkan, sebelum reformasi sangat nyaman dengan salam nasional. “Sejak reformasi diganti, Assalamu’alaikum dimana-mana, tidak peduli ada orang Kristen, Hindu, hajar saja dengan Assalamu’alaikum,” ungkapnya.
Menanggapi pernyataan ini, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menilai Kepala BPIP sudah membuat kegaduhan. Ia menyatakan, semestinya lembaga BPIP yang dibentuk pada tahun 2018 ini dibubarkan saja.
“Lembaga ini memang layak dibubarkan,” kata Fadli Zon, dalam laman Twitternya, Jumat (21/2).
Ia menilai, selain membuat kegaduhan, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu berpotensi meenyelewengkan nilai-nilai Pancasila.
“Selain membuat kegaduhan nasional juga berpotensi menyelewengkan nilai-nilai Pancasila itu sendiri,” tukas Ketua BKSAP DPR ini.
MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…
MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…
MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…
MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…
MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…