BERITA

Perkuat Pertahanan Kostrad, Komisi I Sarankan Ganti Alutsista yang Modern

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Al Masyhari mendukung modernisasi peralatan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Menurut dia, modernisasi itu untuk mengingat sejumlah peralatan yang dimiliki saat ini usianya sudah tua dan teknologinya sudah tertinggal.

“Kedepan, ancaman, gangguan dan hambatan itu berbeda-beda dengan zaman sebelumnya. Untuk itu, sudah seharusnya alutsista yang modern harus kita tingkatkan terus,” kata Kharis dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (20/2).

“Perkembangan teknologi juga menuntut untuk pergantian, tidak hanya menambah, tapi harus diganti. Karena sebagian alutsista yang dimiliki masih teknologi yang lama, sudah saatnya diganti,” tambahnya.

Selain itu, politisi dapil Jawa Tengah V ini juga mengapresiasi para prajurit di Makostrad yang memiliki kemampuan yang sangat tinggi dan mumpuni. Namun, lanjut dia, memang tetap perlu didukung dengan alutsista yang modern.

“Saya berharap kostrad sebagai korps yang sampai saat ini sudah sangat bagus dan tangguh, semakin meningkatkan kemampuannya, sehingga tetap diperhitungkan kekuatannya oleh dunia internasional,” papar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno mengakui, memang ada beberapa alutsista yang sudah tidak mungkin digunakan lagi, baik persenjataan artileri berat maupun ringan dan juga alat-alat tempurnya yang sudah lama harus diganti.

Selain itu, ada juga masalah peralatan alutsista yang diberikan ke Kostrad tidak sesuai dengan kebutuhan.

“Ini yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama untuk memastikan semua peralatan yang diberikan ke Kostrad itu sesuai dengan kebutuhan dan tupoksi dari Kostrad. Ada penambahan, peremajaan dan pergantian, hal itulah yang harus segera dikerjakan dalam satu tahun ke depan ini,” sebut politikus Golkar tersebut.

Dave berharap ke depan Kostrad semakin profesional, lebih cepat tanggap. Karena selama ini kinerja Kostrad sudah cukup baik.

“Kami harapkan ada peningkatan-peningkatan khususnya dalam profesionalisme,” pungkasnya.

Recent Posts

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

27 menit yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

42 menit yang lalu

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

17 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

2 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

3 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

3 hari yang lalu