MEGAPOLITAN

Unggul di Poling Online, Sekda Depok Hardiono: Alhamdulillah

MONITOR, Depok – Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono menjadi sosok lawan keras Petahana Mohammad Idris pada Pilwalkot Depok 2020 yang akan digelar September mendatang.

Berdasarkan hasil dari PollingKita.com yang dipantau, Selasa (18/2) sekira pukul 10.00 WIB, Hardiono menempati posisi teratas dengan perolehan suara 408 suara atau 26,4% dari total suara yang masuk sebanyak 1543 suara.

Kemudian disusul oleh Qonita 20,8 % (321 suara), Hafidz Nasir 20,5 % (316 suara) Mohammad Idris (Petahana) 19,1% 294 suara) Pradi Supriatna (Petahana) 11, 7 % (181 suara), dan Farabi (23 suara).

Ketika dikonfirmasi terkait hasil PollingKita.com, Hardiono mengaku tidak mengetahui hasil polling tersebut. Ia malah balik bertanya siapa yang melakukan poling itu.

“Polling siapa, saya gak tahu itu. Tetapi kalau (hasil polling) itu benar, ya Alhamdulillah,” kata Hardiono saat dihubungi MONITOR, Selasa (18/2).

Hardiono tidak mau berkomentar banyak terhadap polling yang dilakukan oleh PollingKita.com tersebut. Sebab, menurut Hardiono, dirinya ingin fokus mengurus pemerintahan, sebelum nantinya akan mengundurkan diri dari ASN untuk maju di Pilwalkot Depok 2020.

“Saya tidak mau berkomentar banyak terkait pencalonan saya pada Pilkada Depok. Karena saat ini saya masih fokus terhadap jabatan saya sebagai Sekda, nanti ada waktunya” tegasnya.

Seperti diketahui pollingkita.com melakukan polling tentang “Siapakah Calon Wali Kota Depok Yang Anda Pilih Dapat Membawa Perubahan Masa Bakti 2021- 2026” pada 06/02/2020 Jam 22:34 WIB.

Dalam polling tersebut ditampilkan ada 6 opsi pilihan, yakni Hardiono, Qonita, Hafidz Nasir, Moh Idris (Petahana), Pradi Supriatna (Petahana) dan Farabi.

PollingKita.com menjelaskan, pemilih tidak diperbolehkan melakukan pemilihan berulang kali. Pemeriksaan duplikasi didasarkan pada alamat IP pemilih. Pihak PollingKita.com tidak akan mentolerir setiap kecurangan yang dilakukan dan akan menganulir semua suara yang berindikasi dilakukan oleh bot (sistem).

Recent Posts

DPR Pertanyakan Nasib Perpusnas Usai Anggaran 2026 Dipangkas Drastis

MONITOR, Jakarta - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpustakaan Nasional…

2 jam yang lalu

Kukuhkan 7 Profesor Baru, UIN Jakarta Kini Miliki 151 Guru Besar: Terbanyak di Lingkungan PTKIN

MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mencatatkan sejarah baru dalam penguatan…

2 jam yang lalu

Haji 2026 Diperketat, Kelayakan Kesehatan Jemaah Kini Ditentukan Lewat Aplikasi

MONITOR, Jakarta - Menjelang keberangkatan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah…

3 jam yang lalu

Kritik Panji Pragiwaksono Memanen Tawa, Melemahkan Publik

Oleh: Teguh Pati Ajidarma* Pandji Pragiwaksono memilih berdiri di panggung stand-up comedy sebagai pengkritik sosial.…

4 jam yang lalu

KKP Segel 99 Ton Ikan Impor Ilegal, Selamatkan Uang Negara Rp4,48 Miliar

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menemukan pelanggaran impor sebanyak 99.972 kg ikan…

6 jam yang lalu

Transformasi PTKI 2026, Menag Targetkan Riset Global dan Kampus Hijau

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberi dua pesan khusus kepada para civitas academica…

6 jam yang lalu