Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019)
MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memilih irit bicara soal salah ketik munculnya surat rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) untuk perhelatan balapan Formula E di Monas, Jakarta Pusat.
Orang nomor satu di Ibu Kota ini menyerahkan semua persoalan tersebut kepada Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta Saefullah.
“Kan sudah Pak Sekda yang menjelaskan semua. Jadi cukup dari Pak Sekda saja ya yang menjelaskan,” ujar Anies singkat.
Seperti diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, menuding Pemprov DKI telah melakukan manipulasi surat izin penyelenggaraan Formula E di Monas. Pemprov DKI mengirim surat ke Kemensetneg terkait adanya rekomendasi dari TACB. Padahal pihak TACB tidak pernah memberikan surat rekomendasi apapun dalam penyelenggaran Formula E tersebut.
Menanggapi hal ini, Sekda DKI, Saefullah mengakui ada kesalahan ketik dalam surat rekomendasi tersebut.
“Yang mengetik surat ada kekeliruan. Saya kira tinggal diperbaiki saja,” ujar Saefullah.
MONITOR, SLEMAN - Lahan yang sebelumnya kurang produktif di Dusun Manggunan, Kalurahan Caturharjo, Sleman, mulai…
MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…
MONITOR, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan dan dinamika pasar modal…
2 Tahun Prabowo-Gibran: HKTI Lumajang tegaskan Komitmen Penguatan Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani MONITOR, Lumajang -…
MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…