BERITA

Dukung Pemerataan Kesempatan Kerja, Jasa Marga Sambut 10 Calon Karyawan Asal Papua

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemerataan kesempatan kerja bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Indonesia Bagian Timur. Hal ini terbukti dengan diterimanya 10 warga Papua sebagai calon karyawan Jasa Marga.

“Lingkungan kerja Jasa Marga harus belajar cepat. Kami tidak peduli latar belakangnya apa. Yang kami utamakan adalah saat masuk Jasa Marga, jangan pernah berhenti belajar,” pesan Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Alex Denni saat menyambut kedatangan 10 calon karyawan asal Papua di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Jumat (14/02).

Sementara itu, Gilberth Maldini Redjau, salah satu calon karyawan Jasa Marga asal Papua, berharap kehadirannya dapat berguna bagi Jasa Marga.

“Kami datang bukan hanya sebagai calon karyawan. Tetapi, mungkin nantinya akan ada juga suatu perubahan yang dapat kami berikan untuk Jasa Marga,” tambahnya.

Calon karyawan asal Papua lainnya, Stacy Melanie Kareth, juga memperlihatkan antusiasmenya karena berhasil mengikuti seleksi di Kementerian BUMN.

“Ternyata kami 10 orang dari Papua yang lulus sebagai calon karyawan Jasa Marga. Jadi, kami sangat bersemangat karena nantinya jika lolos, kami bisa mengembangkan karir kami bersama Jasa Marga,” ujar Stacy.
 
Stacy juga berharap, ke depan, Jasa Marga dapat mengembangkan sayapnya sampai ke Papua sehingga lebih banyak lagi generasi Papua yang bisa bekerja sama dengan Jasa Marga.

10 calon karyawan dengan mayoritas latar belakang pendidikan Information Technology (IT) tersebut merupakan peserta yang lolos, dan akan menjalani tahap trainee selama 1 tahun kedepan melalui program Officer Development Program (ODP) Next Roadster.

Jumlah peserta yang mendaftar melalui Program Perekutan Bersama (PPB) Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kawasan Timur Indonesia (Papua) sebanyak 3.900 orang.

Proses rekrutmen Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) bersama seluruh BUMN yang secara serentak dilaksanakan dalam 2 (dua) tahapan :

  1. Tes Kemampuan Dasar yang dilaksanakan pada 29 -31 Oktober 2019.
  2. Tes Kemampuan Bidang (wawancara dan kesehatan) yang dilaksanakan 11-14 Desember 2019.

Dalam rekrutmen ini, tidak hanya lulusan Diploma dan Sarjana saja yang bisa mendaftar, namun lulusan SMA/SMK juga. Batasan usia untuk lulusan SMA/SMK yakni 22 tahun, lulusan Diploma 25 tahun, S1 28 tahun, dan S2 33 tahun.

Nantinya jika diterima sebagai karyawan Jasa Marga, maka mereka akan ditempatkan ke anak usaha Jasa Marga seperti Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO), Jasa Marga Tollroad Maintenance (JMTM), Information Technology (IT) dan Internet of Things (IOT) Laboratorium Jasa Marga.

Recent Posts

Pembudidaya Ikan Bioflok Sukses Wujudkan Astacita Presiden Prabowo

MONITOR, Karawang - Sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Kelompok…

6 jam yang lalu

Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Hari Tri…

9 jam yang lalu

Wamenhaj: Fase Armuzna Tuntas, Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tinggalkan Mina

MONITOR, Mina — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa…

13 jam yang lalu

Panen Raya Jagung GNTI, Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Kunci Kedaulatan Pangan

MONITOR, Pesawaran, Lampung - Transformasi pertanian Indonesia tidak bisa lagi bertumpu pada cara-cara konvensional semata.…

16 jam yang lalu

Dari Gedung Juang, Semangat UMKM Kabupaten Bekasi Tumbuh dan Berkembang

MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…

1 hari yang lalu

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

2 hari yang lalu