Perumda Sarana Jaya Siap Bangun Hunian bagi Warga Ibukota Berpenghasilan Rendah

Diskusi bertema “Perumda Pembangunan Sarana Jaya: Pengembangan Kawasan Jakarta 2020” di Novotel Cikini, Jakarta. (dok: istimewa)

MONITOR, Jakarta – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI, Perumda Pembangunan Sarana Jaya, menyatakan komitmennya untuk menghadirkan solusi perumahan bagi warga Ibu Kota. Komitmen itu diungkapkan Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra S. Arharrys

“Perumda Pembangunan Sarana Jaya memiliki misi untuk bersinergi dengan pihak Pemprov DKI Jakarta untuk ikut membangun ibu kota, salah satunya melalui pembangunan hunian DP 0 Rupiah,” kata Indra dalam acara diskusi bertema “Perumda Pembangunan Sarana Jaya: Pengembangan Kawasan Jakarta 2020” di Novotel Cikini, Jakarta.

Indra menuturkan, DKI memiliki backlock kepemilikan rumah yang pada tahun 2015 hingga 2018 yang meningkat hingga mencapai 10%. Angka ini diprediksi akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk.

Widget Situasi Terkini COVID-19



“Program DP 0 Rupiah ini merupakan salah satu program unggulan Pemprov DKI Jakarta dalam penyediaan hunian bagi masyarakat DKI Jakarta yang berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Namun menurut Indra, lantaran harga perolehan tanah di wilayah DKI Jakarta, penyediaan hunian bagi masyarakat disajikan dalam bentuk bertingkat.

Indra juga menambahkan, selain menyediakan rumah hunian DP 0 persen, Perumda Pembangunan Sarana Jaya juga berencana untuk melakukan pengembangan sentra bisnis di Tanah Abang, di mana sentra bisnis yang bernama “Kawasan Sentra Primer Tanah Abang” akan menyerupai Sudirman Central Business District (SCBD).

Dalam acara diskusi ini, hadir juga beberapa pembicara terkait pengembangan properti di ibu kota, seperti Dr.Ir. Nasrudin Djoko Surjono, MSI, MBA selaku Kepala BAPPEDA Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ir. A Hadi Prabowo MT selaku Ketua Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia, dan Elisa Sutanudjaja selaku Direktur Eksekutif Rujak Center for Urban Studies.