Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna. [Foto: Boy Rivalino / MONITOR]
MONITOR, Depok – Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna angkat bicara terkait pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi soal agama sebagai musuh terbesar Pancasila.
Pradi menilai Pancasila justru memiliki sumber utama yang berasal dari nilai-nilai agama itu sendiri, apa pun agamanya.
“Bilamana pernyataan ini benar adanya, sangat kami sayangkan,” kata Pradi seusai menghadiri kunjungan kerja Kapolda Metro Jaya di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda Raya, Beji, Kota Depok, Kamis (13/2).
Menurut Pradi, pernyataan yang dilontarkan Yudian Wahyudi itu telah membuat masyarakat bertanya-tanya. Sebab, kata dia, agama dan Pancasila tak akan bisa dipisahkan.
“Yang saya rasakan adalah demikian. Landasan negara kita kan sudah jelas. Tetapi ketika secara personaliti, kita juga punya tanggung jawab terhadap tuhan yang maha kuasa (agama), disitu rambu-rambunya kan juga jelas,” ujarnya.
“Tetapi kalau ada bahasa (pernyataan) seperti ini, sangat kami sayangkan. Sangat kami sayangkan dengan bahasa yang muncul seperti itu,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…
MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…
MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…
MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…
MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…