Ketua DPR RI Puan Maharani konferensi pers di Kompleks Parlemen (dok: Twitter DPR)
MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pihaknya telah menerima surat presiden (Supres) termasuk naskah akademik, dan draft rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja.
“Pak Menko (Airlangga Hartanto) dan para menteri menyampaikan Omnibus Law Cipta Kerja, terdiri dari 79 rancangan undang-undang, 15 Bab, dengan 174 pasal yang akan dibahas di DPR,” kata Puan kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (12/2).
Dikatakan dia, draf Omnibus Law yang diterima dengan nama Cipta Kerja atau Cipker, bukan lagi Cipta Lapangan Kerja yang sebelumnya disingkat Cilaka.
Politikus PDI Perjuangan itu juga menyebut, Omnibus Law Cipker akan melibatkan kurang lebih tujuh komisi yang nantinya akan dijalankan melalui aturan yang berlaku.
“Apakah itu melalui Baleg (badan legislatif) atau Pansus (panitia khusus) karena melibatkan tujuh komisi untuk menbahas 11 kluster,” ujarnya.
Sementara untuk Omnibus Law Perpajakan yang telah diserahkan sebelumnya, imbuh Puan, kemungkinan dibahas di Komisi XI DPR. Namun, hal tersebut belum diputuskan secara final.
“Nanti akan dibicarakan di tingkat rapat pimpinan dan sesuai mekanisme yang ada akan dilakukan bersama pimpinan fraksi di DPR,” pungkas dia.
MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…
MONITOR, Jakarta Barat – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan penertiban dan pengosongan 12…