KEUANGAN

Sri Mulyani Ungkap Alasan Pemerintah Bidik Peraturan Omnibus Law

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, saat ini pemerintah terus berupaya menciptakan nilai tambah di sektor ekonomi, salah satunya dengan memperbanyak investasi di Tanah Air.

“Agar Indonesia tumbuh lebih tinggi dan produktif serta mampu menciptakan nilai tambah, kami perlu mendatangkan investasi,” ucap Sri Mulyani, Kamis (6/2).

Ia menjelaskan, untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah pun mendesain sebuah peraturan untuk menyederhanakan berbagai peraturan, khususnya terkait sektor perpajakan dan penciptaan lapangan kerja yakni Omnibus Law.

Dengan demikian, pemerintah lebih mudah menggaet para investor untuk menanamkan modal investasi mereka ke Indonesia.

“Pemerintah mendesain sebuah peraturan yang menyederhanakan berbagai peraturan terkait perpajakan dan penciptaan lapangan kerja, yaitu Omnibus Law,” terang mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Selain itu, ia memaparkan bahwa Presiden Joko Widodo telah membuat prioritas utama bagi pemerintahannya untuk lima tahun ke depan.

“Dimulai dari peningkatan kualitas SDM melalui reformasi belanja anggaran pendidikan. Sementara itu infrastruktur, terutama sektor energi juga masih menjadi prioritas,” paparnya.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

7 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

8 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

11 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

14 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

17 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

18 jam yang lalu