FLASH

Tidak Ada Urgensinya Pemerintah Pulangkan Eks ISIS

MONITOR – Tersiar kabar di berbagai media bahwa seluruh basis kekuatan ISIS telah runtuh di Suriah. Namun hal itu masih menyisahkan berbagai persoalan, salah satunya nasib mereka yang pernah menyatakan diri setia kepada organisasi teroris Negara Islam Iraq dan Suriah tersebut.

Dilansir dari Tirto, terdapat sekitar 700-800 WNI yang pernah menjadi simpatisan ISIS dan masih terlunta-lunta disana, pemerintah melalui Menkopolhukam Mahfud MD pun tengah mengkaji nasib merka,dipulangkan atau tidak dipulangkan dengan berbagai alasan Anggota Komisi VIII Maman Imanul Haq mengingatkan pemerintah, bahwa tidak ada urgensi bagi pemerintah untuk memulangkan WNI eks simpatisan ISIS dari Surah.

Recent Posts

MSCI Evaluasi Pasar Saham Indonesia Diperpanjang hingga November 2026, Marwan Jafar: Momentum Percepatan Reformasi Bursa

MONITOR, Jakarta – Keputusan Morgan Stanley Capital International memperpanjang periode evaluasi status pasar saham Indonesia…

8 jam yang lalu

Lanjutkan Kepemimpinan Prof Asep Jahar, Rektor UIN Yogyakarta Pimpin Asosiasi Universitas Islam Asia

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Noorhaidi Hasan, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D.,…

8 jam yang lalu

Pemerintah Tegaskan Keberpihakan kepada UMKM Lewat PP 20 Tahun 2026

MONITOR, Jakarta – Pemerintah terus memperkuat keberpihakan kepada usaha mikro dan kecil (UMKM) melalui penerbitan…

13 jam yang lalu

Waka Komisi V DPR: Diskon Tarif Transportasi Dorong Pergerakan Ekonomi Lokal Hingga UMKM

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras meyakini program…

13 jam yang lalu

Legislator: Paket Stimulus Rp26, 34 T Jadi Instrumen Jaga Daya Tahan Ekonomi Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah meyambut baik paket stimulus ekonomi…

13 jam yang lalu

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama seluruh anak usahanya menggelar penanaman pohon…

14 jam yang lalu