FLASH

Tidak Ada Urgensinya Pemerintah Pulangkan Eks ISIS

MONITOR – Tersiar kabar di berbagai media bahwa seluruh basis kekuatan ISIS telah runtuh di Suriah. Namun hal itu masih menyisahkan berbagai persoalan, salah satunya nasib mereka yang pernah menyatakan diri setia kepada organisasi teroris Negara Islam Iraq dan Suriah tersebut.

Dilansir dari Tirto, terdapat sekitar 700-800 WNI yang pernah menjadi simpatisan ISIS dan masih terlunta-lunta disana, pemerintah melalui Menkopolhukam Mahfud MD pun tengah mengkaji nasib merka,dipulangkan atau tidak dipulangkan dengan berbagai alasan Anggota Komisi VIII Maman Imanul Haq mengingatkan pemerintah, bahwa tidak ada urgensi bagi pemerintah untuk memulangkan WNI eks simpatisan ISIS dari Surah.

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

39 menit yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

5 jam yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

10 jam yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

12 jam yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

13 jam yang lalu