Wakil Ketua Komisi VIII DPR TB Ace Hasan Syadzily (foto: Satria Sabda Alam/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Sebanyak 600 warga negara Indonesia eks kombatan ISIS akan dipulangkan ke Tanah Air. Wakil Ketua Komisi VIII DPR, TB Ace Hasan Syadzily meminta agar pemerintah melakukan identifikasi terlebih dahulu dan pembinaan.
Selain itu, Politikus Golkar ini juga mengatakan perlu adanya Shelter sementara di negara tempat mereka tinggal, sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia.
“600 orang itu perlu di identifikasi, dan tugasnya kementerian luar dan BNPT, ketika sudah ada di Indonesia baru kementerian Agama melakukan pembinaan terhadap eks WNI ini,” ujar Ace Hasan, saat ditemui MONITOR, Rabu (5/2).
Ace mengatakan, dirinya ingin pemerintah betul-betul menjamin bahwa pemulangan WNI tersebut benar-benar sudah tidak terafiliasi dengan ISIS.
“Perlu ada jaminan bahwa mereka tidak menyebarkan virus radikalisme di Indonesia, ebelum mereka dikembalikan ke Indonesia pastikan mereka sudah clear dan dapat di pastikan tidak terkontaminasi oleh ISIS,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap 2 Mei kembali menjadi momentum reflektif bagi…
MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…