Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Kumparan)
MONITOR, Jakarta – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) di China telah berpulang ke Tanah Air. Mereka dijemput langsung oleh tim Satgas evakuasi, pada Sabtu (1/2/2020) lalu.
Melihat kondisi China yang terpapar virus, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengaku turut prihatin. Ia menilai, perekonomian China saat ini tentu sangat terganggu atau tidak stabil.
Selain mengganggu stabilitas ekonomi, Sandi mengatakan ancaman virus Corona juga menakut-nakuti masyarakat disana.
“Sudah banyak sekali korban meninggal dunia akibat virus corona yang mematikan ini. Betul-betul kedukaan untuk China, khususnya Wuhan di Provinsi Hubei, bukan saja ekonominya saja yang terganggu tapi juga masyarakatnya yang merasa ketakutan,” kata Sandiaga Uno pagi ini, Senin (3/2).
Lebih jauh, ia memprediksi Indonesia akan aman dari tertularnya virus Corona, dengan catatan pemerintah bisa mengambil langkah pencegahan terhadap penyebaran virus tersebut. Ia meyakini, tidak akan ada satupun masyarakat Indonesia yang tertular virus Corona.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Indonesia untuk bisa mengambil langkah pencegahan. Insya Allah Indonesia tetap aman, kegiatan ekonominya dapat terus berjalan dengan baik dan tidak ada korban jiwa atau masyarakat yang sampai terjangkit virus tersebut,” pungkas mantan Cawapres RI 2019 ini.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengmbil langkah tegas dengan mencabut izin perusahaan yang melanggar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan skema baru dalam pelaksanaan ibadah haji 1447…
MONITOR, Jakarta - Sejak awal pembangunan industri nasional, kawasan industri telah memainkan peran penting dalam…
MONITOR, Bekasi - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan jalan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat berhati-hati terhadap beredarnya informasi palsu atau hoaks…