PARLEMEN

DPR Ingatkan Pemerintah Segera Kirim Draf RUU Omnibus Law tentang IKN

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Irwan meminta agar pemerintah segera mengirimkan draf rancangan undang-undang (RUU) tentang Omnibus Law ke DPR. Mengingat, sambung dia, target pembangunan infrastruktur dasar Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur dimulai pada tahun 2020 ini.

Seperti diketahui, DPR bersama pemerintah telah resmi mengesahkan 50 rancangan undang-undang (RUU) dalam Prolegnas (Program Legislasi Nasional) Prioritas 2020 pada Rapat Paripurna DPR Rabu (22/1).

Salah satunya terkait dengan RUU Omnibus Law tentang Ibu Kota Negara (IKN) yang menjadi salah satu dari empat Omnibus Law yang diusulkan pemerintah dalam Prolegnas Prioritas 2020.

“Bicara target RUU itu rampung kapan tentu untuk waktu persisnya saya belum bisa pastikan, tetapi yang jelas RUU IKN harus segera ditetapkan menjadi undang-undang,” kata Irwan kepada wartawan, Kamis (23/1).

“Mengingat beberapa perencanaan dan pembangunan Infrastruktur dasar tahun 2020 sudah akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” tambahnya.

Masih dikatakan legislator asal Kalimantan Timur ini, pembangunan infrastruktur dasar IKN sudah harus memiliki legal standing atau dasar hukum.

Sehingga, imbuhnya, tidak menabrak norma-norma yang ada dan tentunya memiliki kekuatan hukum. “Ini tentu harus ada legal standingnya agar pembangunan itu berdasarkan aturan,” sebut politikus Demokrat tersebut.

Karena RUU IKN merupakan usul inisiatif pemerintah, Irwan mengatakan, pemerintah perlu segera mengirimkan draf RUU beserta naskah akademik (NA) dan surat presiden (Surpres), sehingga DPR dan pemerintah bisa membahas substansinya dan segera disahkan menjadi UU.

“Presiden tentu perlu segera menindaklanjutinya dengan surpres beserta draf RUU yang telah disusun oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian PPN atau Bappenas,” pungkasnya.

Recent Posts

Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal

MONITOR, Jakarta - Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek…

3 jam yang lalu

Prof Rokhmin Soroti Iklim Investasi Indonesia: Investor Tertekan, Industri Melemah

MONITOR - Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi hingga 10 persen per tahun. Namun, potensi tersebut…

4 jam yang lalu

Menteri UMKM: Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen Mulai September

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan suku bunga…

4 jam yang lalu

Menhaj Tegaskan Haji Nonkuota Wajib Punya Kepastian Visa, PIHK Diminta Perketat Tata Kelola

MONITOR, Malang — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji nonkuota…

7 jam yang lalu

Bantah Dakwaan KPK, Gus Alex: Saya Harus Melawan, Kalau Diam Saya Berdosa

MONITOR, Jakarta — Mantan Staf Khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, menyatakan…

8 jam yang lalu

Panglima TNI Tekankan Pemimpin Harus Adaptif dan Tepat Ambil Keputusan Hadapi Ancaman Multidomain

MONITOR, Bandung — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan pentingnya kemampuan adaptif, visioner, analitis,…

9 jam yang lalu