BUMN

Kunjungi Kilang Balikpapan, Menaker RI Apresiasi Penerapan K3 Pertamina

MONITOR, Balikpapan – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia, Ida Fauziyah melakukan kunjungan perdana sekaligus inspeksi ke Refinery Unit (RU) V Balikpapan dan RDMP RU V Balikpapan.

Kunjungan tersebur dalam rangka  bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan kerja) dan memperingati Hari K3 Nasional yang jatuh pada 12 Januari 2020 lalu.

Kunjungan disambut oleh Direktur SDM PT Pertamina (Persero), Koeshartanto beserta jajaran manajemen Pertamina. Turut mendampingi Menaker, yaitu Anggota Komisi IX DPR RI, Anggia Emarini, Direktur Penerapan Norma K3, Gasmahadi, Brigjen Polisi Iswandi Hari, selaku Plt Dirjen Pembinaan Ketenagakerjaan dan K3; serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kota Balikpapan.

Dalam kunjungan, Pertamina menyampaikan mengenai Refinery Unit V dan RDMP Balikpapan serta implementasi budaya K3 yang ada di lingkungan perusahaan.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyatakan apresiasi atas implementasi K3 Pertamina yang sudah sangat baik.

“Kami sengaja mengunjungi Pertamina, karena  tergolong perusahaan yang memiliki risiko tinggi, sehingga penting bagi kami untuk mengetahui implementasi K3 di lingkungan Pertamina.”

Menurutnya, Refinery Unit V, beberapa kali telah mendapat penghargaan, baik tingkat daerah maupun nasional yang berhubungan dengan K3. Pertamina sebagai contoh perusahaan yang memiliki kecelakaan nihil dan Program P-2 HIV AIDS dan beberapa penghargaan lainnya.

Hal ini, sangat positif karena sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia, sudah sewajarnya bahwa K3 diimplementasikan sebagai budaya bukan hanya sekadar regulasi.

“Saya harap Pertamina di Balikpapan dapat mendorong dan memotivasi perusahaan lainnya untuk dapat mengimplementasikan K3 dengan baik. Selain itu, salah satu poin penting yang menjadi fokus sekarang adalah pengembangan Sumber Daya Manusia yang memperhatikan aspek K3, karena hal tersebut akan berpengaruh besar pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan,” ucap Ida Fauziyah.

Menaker RI dan rombongan juga mengunjungi On Site Clinic Medical RU V untuk mengetahui sistem on site clinic yang ada di Pertamina, sekaligus menyapa para pekerja yang sedang melakukan pemeriksaan.

Direktur SDM PT Pertamina (Persero), Koeshartanto menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada  Menaker RI dan rombongan atas kunjungannya di unit operasi pengolahan RU V dan RDMP.

Menurut Koeshartanto, RDMP Balikpapan merupakan project besar yang dimiliki Pertamina dan akan menyerap banyak tenaga kerja.

“Kami akan berikan kesempatan sebesar-besarnya kepada masyarakat jika ingin bergabung dalam proyek. Pertamina saat ini terus membutuhkan SDM Unggul untuk bersama-sama membangun perusahaan energi ini,” pungkasnya.

Recent Posts

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

3 jam yang lalu

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…

4 jam yang lalu

Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…

4 jam yang lalu

Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…

13 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027 Berhak Lunas, Cek Status dan Siapkan Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…

14 jam yang lalu

LSAK Soroti Dugaan Praktik Nepotisme Pengangkatan Anak Menhaj sebagai Tenaga Ahli

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Komisi…

14 jam yang lalu