PENDIDIKAN

Hingga Awal Tahun 2020, HKI PTKI Capai 7.198 Buah

MONITOR, Jakarta – Sebuah universitas atau perguruan tinggi akan semakin diakui mutu dan kualitasnya, salah satunya karena jumlah hak kekayaan intelektual (HKI)nya berjumlah tak terhitung, terutama hak paten.

Demikian disampaikan Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Imam Safe’i, saat menerima laporan awal tahun Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di ruang kerjanya, Rabu (15/1) terkait perolehan HKI hingga awal tahun 2020.

“Tantangan global perguruan tinggi keagamaan Islam saat ini jauh lebih kompleks, mulai dari pengajaran agama yang masih anti toleran, hingga mutu keilmuannya. Karena itu kebijakan kami untuk peningkatan HKI harus sejalan dengan konsep moderasi beragama sesuai outputnya”, tuturnya. Jumlah sertifikat HKI Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) mengalami peningkatan fantastis.

Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Suwendi, mengatakan capaian tersebut harus terus dioptimalkan dan diapresiasi. Jika melihat pada jejak perkembangannya tahun 2017 bisa dikatakan sebagai jejak awal keseriusan mengurus HKI.

“Kita sangat bersyukur dengan capaian sekarang. Ini sungguh menggembirakan. Kita berharap perhatian dan pengurusan HKI terus ditingkatkan”, papar Suwendi.

Lebih jauh dijelaskan bahwa jumlah total sertifikat HKI di awal tahun 2019 sebanyak 1.637 buah, sedangkan awal Januari 2020 ini mencapai 7.198 buah.

“Perinciannya, sebanyak 3669 dari UIN, 3077 dari IAIN, 59 dari STAIN, dan 393 dari PTKIS”. Jumlah ini akan terus bertambah, sebab data ini masih terus bergerak, terutama dari PTKIS, jelasnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Seksi Penelitian dan Pengelolaan HKI, Mahrus menambahkan harapan, selain diteruskan pengurusan dan pengelolaan HKI setiap kampus, PTKI juga harus berupaya meningkatkan jumlah hak patennya.

“Memang pengurusan paten jauh lebih rumit dan lebih panjang prosesnya. Tetapi kita berharap agar aspek ini juga mendapatkan perhatian secara serius agar kompetensinya kita semakin meningkat. Tahun 2020 insya Allah sudah ada klaster khusus penelitian yg outputnya paten. Secara teknis pengurusannya melalui sentra HKI di kampus atau langsung secara online ke www.kemenkumham.go.id. Ada persyaratan tertulis dan sedikit berkas yang harus dipenuhi.” paparnya.

“Urgensi dan sosialisasi pendataan HKI hingga awal tahun 2020 ini dapat menjadi pintu masuk program prioritas setiap PTKI,” Tutupnya. (ME)

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM Alas Kaki Hadapi Tantangan Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing pelaku industri kecil dan menengah…

33 menit yang lalu

Layanan Haji Tingkat Kabupaten Tetap Buka di Hari Libur, Ini Alasannya

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tetap membuka layanan kepada jemaah haji di…

2 jam yang lalu

ASDP: Arus Balik Sumatera ke Jawa Terkendali, Penumpang Naik Tipis

MONITOR, Jakarta - Pergerakan masyarakat dari Sumatera menuju Jawa pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)…

2 jam yang lalu

Kecam Intervensi AS di Venezuela, GKB-NU Minta Presiden Prabowo Pimpin Perlawanan Multilateralisme Global

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengecam keras intervensi militer Amerika Serikat…

3 jam yang lalu

Puncak Arus Balik Tahun Baru 2026, 196 Ribu Kendaraan Padati Jabotabek

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak…

7 jam yang lalu

Hadiri HAB ke-80, Wamenag Ajak Warga Kulon Progo Rawat Kerukunan

MONITOR, Kulon Progo - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengingatkan bahwa merawatkan kerukunan…

13 jam yang lalu