Banjir terjadi di sejumlah titik lokasi di Jakarta/ dok: ilustrasi
MONITOR, Jakarta – Wacana sejumlah masyarakat yang akan melakukan class action untuk menggugat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantaran merasa dirugikan akibat banjir yang terjadi beberapa waktu kemarin terus menuai tanggapan.
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta Syarif, misalnya. Ia berpandangan bahwa Gerindra mendukung warga menggugat Pemprov DKI, asalkan gugatan tersebut tidak disertai dengan adanya muatan politik.
“Selama gugatan tersebut tidak ditumpangi agenda politik, kami di Gerindra tidak mempersalahkan,”kata Syarif kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, dimuat Sabtu (11/1).
Bahkan, sambung dia, upaya yang akan dilakukan warga Jakarta atas kerugian dari dampak banjir merupakan langkah tepat, ketimbang melakukan cara-cara lain seperti Demontrasi atau hal lainnya.
“Kami kira menggugat Anies dengan menggunakan cara Class Action itu lebih elegan dan menunjukan masyarakat modern. Tidak ada komplain, tidak ada protes,” sebut dia.
“Ketimbang nyiyir terus menerus, fitnah atau turun ke jalan raya. Bagus begitu (Class Action),”sambungnya.
Meski class action yang akan dilakukan merupakan hak warga negara, karena dilindungi aturan perundang- undangan. “Karena itu, class action merupakan langkah yang mesti diterapkan masyarakat di era modern ini.”
“Tapi gugatan tersebut jangan dilakukan saat ini. Mengingat, Pemprov DKI Jakarta tengah sibuk melakukan pembenahan dan recovery di daerah-daerah terdampak banjir,”pungkasnya.
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS)…
MONITOR, Jakarta - Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) melaporkan dugaan rekening bernilai lebih dari…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah perlindungan terhadap peternak ayam petelur menyusul…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menghadiri rapat kerja…