PARLEMEN

DPD RI Terus Tingkatkan Perwujudan Reformasi Birokrasi

MONITOR, Jakarta – Sekretariat Jenderal (Sekjen) DPD RI terus berupaya meningkatkan reformasi birokrasi dan sistem akuntabilitas kinerja di lingkungannya.

Pada tahun ini, Sekjen DPD RI akan menambah agen perubahan sampai unit-unit terkecil.
“Sedangkan di sektor pengawasan, sebelumnya telah mendapatkan skor maturitas sebesar 2,178 atau berada pada level berkembang, saat ini kami sedang menunggu hasil quality assurance dari BPK RI,” kata Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal DPD RI Adam Bahctiar pada acara Exit Meeting ‘Pelaksanaan Evaluasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja’ seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (10/1).

“Kemarin penilaian mandiri mencapai 3,9. Mudah-mudahan tidak beda jauh dengan hasil BPKP,”tambahnya.

Adam juga mengatakan terkait area penguatan akuntabilitas kinerja, Sekretariat Jenderal DPD RI telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap akuntabilitas anggaran, kinerja, mekanisme monitoring dan evaluasi per tiga bulan sekali.

Sedangkan di bidang penguatan kelembagaan sepanjang 2019, imbuh dia, Sekretariat Jenderal DPD RI telah melakukan penataan pada jabatan-jabatan fungsional.

“Jadi kemudian ada jabatan fungsional perisalah legislatif dan jabatan fungsional auditor. Namun sayangnya sampai sekarang belum ada respon dari Kemenpan RB terkait usulan itu,” tuturnya.

Masih dikatakan pria kelahiran Semarang ini menjelaskan terkait dengan evaluasi kelembagaan di 2019. DPD RI telah sudah mengalami peningkatan yang sebelumnya peringkat komposit 81,70 di tahun 2018, di 2019 menjadi 86,9.

“Ini mencerminkan bahwa dari sisi struktur dan proses organisasi Sekretariat Jenderal DPD RI tergolong sangat efektif. Sedangkan di tata laksana tahun 2019 kita telah memiliki peta proses bisnis yang terdiri dari peta proses, peta sub proses dan peta lintas fungsi,” kata Adam. 

Terkait dengan rencana aksi reformasi birokrasi, Sekretariat Jenderal DPD RI telah berkomitmen baik dari Pimpinan DPD RI maupun seluruh jajaran Sekretariat Jenderal DPD RI. Sehingga hal tersebut mendorong pelaksanaan reformasi birokrasi secara bertahap. 

“Dalam rangka mendorong reformasi birokrasi secara bertahap sampai terkecil pada tahun 2020, dan akan mengaktifkan tim reformasi birokrasi di deputi bidang persidangan dan deputi bidang administrasi. Mudah-mudahan dalam hal ini tidak ada persepsi yang beda antara Menpan dengan DPD RI,” pungkasnya.

Recent Posts

Kunjungi NTB, Menhaj: Loyalitas Kita Hanya untuk Negara dan Jemaah

MONITOR, NTB - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan supervisi…

2 jam yang lalu

Isra Mi’raj Momentum Memperkuat Iman dan Amal Sosial

MONITOR - Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah menjadi ruang refleksi penting bagi…

3 jam yang lalu

Menteri Imipas: Kedaulatan Pangan Harus Dibarengi Masyarakat Sehat

MONITOR, Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, memimpin langsung pelaksanaan layanan pemeriksaan…

5 jam yang lalu

Dorong Revolusi Digital, PMB PTKIN 2026 Bekali Guru BK Teknologi AI

MONITOR, Tulungagung - Era baru dunia pendidikan Islam di Indonesia resmi dimulai. Kementerian Agama (Kemenag)…

5 jam yang lalu

Podcast KPU Kab Cirebon, Prof Rokhmin: Kebijakan Publik Harus Dilandasi Integritas Pemimpin

MONITOR - Kebijakan publik, termasuk di sektor pangan, harus dilandasi oleh integritas dan akhlak kepemimpinan.…

6 jam yang lalu

Pasha Ungu Apresiasi Langkah Kemenag Perkuat Ekoteologi Jaga Alam

MONITOR, Jakarta - Ekoteologi yang dikampanyekan Kementerian Agama sebagai upaya membangkitkan semangat keagamaan dalam menjaga…

8 jam yang lalu