Banjir di Kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (25/6) (Foto: Asep Syaefudin)
MONITOR, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta memastikan banjir di sejumlah titik di Ibukota telah surut. Kondisi ini terpantau pada pukul 06.00 WIB pagi.
“Alhamdulilah semuanya telah surut. Bahkan titik terakhir masih terendam banjir berlokasi di RT 001 RW 001 Kelurahan Semanan, sudah mulai surut pada hari ini, pagi pukul 06.00 WIB,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta M Ridwan, Rabu (8/1/2020).
Meskipun banjir di semua titik sudah surut, kata Ridwan, masih ada 666 warga yang mengungsi di empat lokasi pengungsian di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Mereka mengungsi karena rumahnya masih dibersihkan.
Menurut Ridwan, pengungsi membersihkan rumah mereka pada pagi hari, sedangkan malam harinya kembali ke lokasi pengungsian untuk istirahat dan tidur.
“Sudah tidak ada banjir, tapi masih ada pengungsi karena rumahnya masih dibersihkan. Pengungsi di Semanan dan Kramatjati,” ujar dia.
Diketahui, hujan deras dan cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu, (1/1) lalu menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Akibat banjir tersebut, 36.445 warga Jakarta mengungsi pada keesokannya. Jumlah pengungsi berangsur-angsur berkurang seiring dengan surutnya banjir.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital guna…
MONITOR, Tangerang – TNI melalui Kodam Jaya/Jayakarta memperkuat kemanunggalan dengan masyarakat lewat pembangunan infrastruktur dan program…
MONITOR, Jakarta — Kondisi gejolak geopolitik di Timur Tengah yang membayangi sejak awal Ramadan tahun…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…
MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga menghadirkan berbagai program promosi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 guna…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan setiap aduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan yang…