PERISTIWA

Bantu Korban Banjir, Posko Sinergi BUMN Salurkan Bantuan Rp.495 Juta di Wilayah Bekasi

MONITOR, Bekasi – Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah di Indonesia termasuk Bekasi Jawa Barat sejak 1 Januari 2020 membuat semua pihak bahu membahu menurunkan bantuannya. Tanpa terkecuali Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Ya, terhitung sejak banjir hari pertama, Posko Sinergi BUMN Peduli Bencana Banjir Wilayah Bekasi telah menurunkan tim evakuasi warga korban banjir dan menyalurkan bantuan kebutuhan darurat korban banjir di lebih dari 50 lokasi di wilayah Bekasi.

Posko Sinergi BUMN Peduli Bencana Banjir Bekasi diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan bertindak sebagai koordinator adalah Jasa Marga yang beranggotakan 19 BUMN lainnya yaitu BRI, BTN, Jasa Raharja, KAI, Mandiri, Indofarma, Kimia Farma, Perumnas, Bukit Asam, Jasa Tirta 2, Telkom, PT KBI, PT PP, PLN, BNI, Amarta, Jamkrindo, RNI dan Angkasa Pura 1.

Di luar wilayah Bekasi, Kementerian BUMN juga membangun posko bantuan di wilayah, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Bekasi, Bogor, Tangerang, Tangerang Selatan, Karawang, dimana di wilayah-wilayah tersebut juga dikepalai oleh satu BUMN sebagai koordinator. BUMN koordinator yang didukung oleh BUMN-BUMN lainnya.

Gambar: Istimewa

Menempati Posko di Kantor PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ) di Jatiasih, Bekasi, Jasa Marga mengkoordinasikan pengumpulan bantuan dari BUMN lainnya serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi untuk pendistribusian kepada korban banjir di Bekasi.

Dua hari pertama bencana banjir melanda (1-2 Januari 2020), Jasa Marga selaku koordinator Posko BUMN Peduli Bencana Banjir Wilayah Bekasi menurunkan 25 orang terpilih yang telah terlatih dan bersertifikat dalam keahlian bidang medis dan evakuasi dari beberapa kelompok pegiat alam yaitu Jasamarga Pegiat Alam (Jasmapala) Jasa Marga Group dengan menurunkan 2 unit perahu karet untuk evakuasi dan penyediaan makanan untuk korban banjir di Perumahan Duta Indah, Perumahan Bumi Nasio dan Perumahan Villa Nusa Indah untuk mengevakuasi warga.

Sejalan penanganan evakuasi tersebut, Posko BUMN Peduli Bencana Banjir Wilayah Bekasi juga mengumpulkan bantuan darurat untuk korban banjir berupa makanan, air mineral, sembako, selimut, alas tidur, popok bayi, dan lainnya dengan total jumlah yang diidstribusikan hingga saat ini mencapai hingga Rp. 495 juta.

Jumlah ini didistribusikan oleh enam tim yang telah dibentuk dan mendistribusikan bantuan di 50 (lima puluh) titik lokasi, diantaranya di Kecamatan Jati Asih, Kecamatan Pondok Gede, Kecamatan Rawa Lumbu, Kecamatan Bantar Gebang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Mustika Jaya dan sekitar wilayah Bekasi lainnya yang tekena dampak banjir

Corporate Secretary Jasa Marga M. Agus Setiawan selalu koordinator Posko BUMN Peduli Bencana Banjir Wilayah Bekasi mengatakan selama cuaca Jadetabek diprediksi masih akan turun hujan, posko ini akan selalu ada untuk warga Bekasi yang membutuhkan.

“Hingga saat ini kami masih menyalurkan bantuan ke berbagai lokasi yang terdampak banjir di wilayah Bekasi. Walaupun beberapa hari ini curah hujan relatif rendah, kami tetap menyiagakan petugas untuk memberikan bantuan pertama kepada warga khususnya di lokasi yang rawan banjir,” ujar Agus.

Salah satu penerima bantuan di wilayah Jatikramat Bekasi, yang diwakili Ketua RW 04 Rosyid selaku koordinator penyaluran bantuan di wilayah tersebut mengucapkan terima kasih kepada seluruh BUMN atas upayanya dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir.

“Seluruh bantuan yang kami terima dari BUMN sangat membantu kami dalam menjalankan Posko Darurat dan Dapur Umum di wilayah kami untuk memenuhi kebutuhan para korban banjir. Terima kasih, BUMN,” ujar Rosyid.

Recent Posts

Raih Akreditasi Unggul, Magister Psikologi UIN Jakarta Perkuat Posisi Institusi Berdaya Saing Global

MONITOR, Ciputat - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan capaian akademik membanggakan melalui keberhasilan Program…

5 jam yang lalu

Bimtek Pengolahan Sampah Pusat PVTPP Kementan ubah Limbah jadi Cuan

MONITOR, Bogor - Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian…

8 jam yang lalu

UTBK 2026 Masih Diwarnai Banyak Kecurangan, Puan Dorong Adaptasi Sistem dan Teknologi Pengawasan

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti masih banyaknya kecurangan dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi…

8 jam yang lalu

DWP Kementerian UMKM Apresiasi Perempuan Tangguh Lintas Profesi

MONITOR, Jakarta – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM memberikan apresiasi kepada perempuan tangguh dari berbagai…

9 jam yang lalu

Oktober 2026, Forum Antaragama G20 dan MHM Gelar KTT 2026 di Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…

22 jam yang lalu

Pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta: Lompatan Peradaban Menata Ulang Arah Keilmuan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…

1 hari yang lalu