Soal Natuna, Politikus Demokrat Ingatkan Pemimpin Bangsa Cerminkan Nilai Luhur

Anggota Komisi V DPR Irwan Fecho (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Politikus Demokrat Irwan Fecho mengingatkan agar pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk menghormati kedaulatan negara Indonesia.

Hal itu merespons masuknya kapal coast guard Tiongkok dan kapal pencari ikan Negeri Tirai Bambu yang memasuki perairan Natuna di Kepulauan Riau.

Bahkan, Tiongkok justru mengklaim balik bahwa Kulauan Nansha, perairan yang mereka masuki merupakan wilayah kedaulatan negaranya.

“Saya mengutuk keras atas pernyataan pemerintah China yang menganggap tindakan mereka masuk di Natuna sebagai hal biasa dan merupakan hak serta kepentingan kedaulatan mereka,” kata Irwan dalam keterangan persnya, Minggu (5/1).

Dalam kesempatannya itu, Irwan juga menyayangkan respons Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang lebih terkesan pragmatis.

“Saya juga kecewa dengan respons pemerintah Indonesia yang terlihat menunjukkan sikap pragmatisme yang tinggi dibanding mengedepankan nasionalisme,”sebut anggota DPR RI itu.

Bahkan, legislator asal Kalimantan Timur ini mengingatkan agar sikap pemimpin bangsa sekarang ini seharusnya mencerminkan nilai-nilai luhur dan sejarah bangsa sebagaimana ditunjukkan para pendahulu kita.

“Pemimpin pendahulu kita tidak pernah mengajarkan bangsa ini tunduk pada bangsa lain dengan alasan takut tidak makan, miskin apalagi takut investasi terganggu,” pungkasnya.