Banjir menggenangi sejumlah ruas wilayah di Jakarta dan sekitarnya/ ilustrasi
MONITOR, Jakarta – Banjir yang terjadi di awal tahun 2020 menyebabkan sejumlah gerbang tol ditutup. Misalnya, air bah yang meluas di wilayah Bekasi hingga meluas ke ruas tol.
Kejadian ini pun membuat pihak Jasa Marga angkat bicara. Dwimawan Heru selaku Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, meminta maaf atas penutupan gerbang tol yang membuat pengguna jalan tidak nyaman.
“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat hal ini,” ujar Heru dalam siaran persnya pagi ini, Rabu (1/1).
Selain itu, Heru menjelaskan pihaknya juga melakukan antisipasi dengan menyiagakan sejumlah rambu-rambu serta menempatkan petugas sebelum lokasi genangan air. Tujuannya, agar pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraan dan mengantisipasi genangan air.
“Selain itu, untuk memastikan genangan air surut dengan cepat dan kondisi kembali seperti semula, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek juga menurunkan 2 unit pompa diesel moveable, 1 unit pompa submersible dan 4 unit pompa portable,” pungkasnya.
MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…
MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…