Sertifikasi Halal Coklat, Ketua DPD Janji Komunikasi dengan Instansi Terkait

MONITOR, Jakarta – Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi dan akan membantu mengkomunikasikan dengan instansi terkait ikhwal yang masih menjadi kendala bagi sebagian besar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Termasuk, imbuh dia, 120 UMKM yang menjadi mitra binaan Kampung Coklat Blitar. 
“Harus kita dukung. Kalau UMKM semua perizinannya harus dipermudah. Tentunya ini akan bisa mempercepat mereka (UMKM, red) memacu produksinya untuk dipasarkan di luar Jawa Timur dan tidak menutup kemungkinan akan diekspor juga,” kata LaNyalla dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/12).

Hal itu disampaikan LaNyalla merespon dari keluhan Direktur Utama PT Kampung Coklat Blitar, Kholid Mustofa. Mereka minta agar bisa dibantu dan difasilitasi dalam memperoleh sertifikat halal, termasuk juga pengurusan izin di BPOM.

“Karena perizinannya sangat lama, bisa satu sampai dua tahun. Kami juga minta bantuan soal networking atau jaringan dalam proses penjualan pasca produksi,” kata Kholid kepada LaNyalla ketika itu.

Selain mendengarkan aspirasi mereka, LaNyalla juga berkesempatan berkeliling kebun Minapolitan didampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Blitar Henrin Mulat, untuk melihat hasil produksi kampung coklat dan produk UMKM-nya.


Setelah melihat dan keliling kebun coklat Minapolitan, LaNyalla sempat mengagumi dan memberikan pujian. 

“Ini sangat bagus bisa menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan apalagi bisa dikembangkan dengan adanya edukasi kepada masyarakat terutama bagi pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya.