POLITIK

Bantah Tudingan Jokowi, Demokrat: SBY Justru Berhasil Selesaikan Utang Jiwasraya

MONITOR, Jakarta – Pernyataan Presiden Joko Widodo menyikapi kasus gagal bayar yang dialami PT Asuransi Jiwasraya langsung mendapat tanggapan keras dari politikus Demokrat, Irwan.

Pasalnya, Jokowi menyebut jika masalah di Jiwasraya ini terjadi sejak 10 tahun lalu, atau sejak era pemerintahan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Irwan pun membantah soal pernyataan Jokowi yang mengkaitkan kepemimpinan SBY dengan kasus tersebut.

“Tidak benar permasalahan itu ada sejak 10 tahun lalu, tapi permasalahan pasti ada sejak Jiwasraya berdiri. Permasalahan Jiwasraya di era SBY saat awal pemerintahan beliau di 2004 dimana Jiwasraya menanggung utang karena dampak resesi global tahun ’98,” kata Irwan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (19/12).

Justru, sambung Irwan, pada era pemerintahan SBY saat itu berhasil menyelesaikan masalah utang itu di tahun 2009 tanpa menyalahkan pemerintahan sebelumnya.

“Jadi yang perlu diketahui itu sejak 2009 sampai 2017 Jiwasraya sangat sehat dan memperoleh laba bukan menumpuk utang. Sampai dengan 2017, kita tidak pernah mendengar Jokowi memuji Jiwasraya era SBY,” ujarnya.

“Sampai kemudian hari ini Jokowi menyalahkan era SBY karena adanya masalah yang sebenarnya baru timbul lagi sejak 2018 sampai sekarang dengan defisit lebih dari Rp 30 triliun,” tambahnya.

Kendati demikian, anggota komisi V DPR RI ini mengaku tetap berprasangka baik kepada mantan gubernur DKI Jakarta tesebut.

“Saya sih berpikir positif saja bahwa mungkin Pak Jokowi menerima informasi yang salah dan asal bapak senang dari pembantunya,” ketusnya.

“Jadi pembantunya dalam hal ini yang harus gentleman menjelaskan dengan data dan fakta ke publik terkait permasalahan Jiwasraya saat ini,” pungkas anggota dewan dari Kalimantan Timur (Kaltim) ini.

Recent Posts

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

19 menit yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

1 jam yang lalu

Kemnaker: JKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong para pekerja untuk memahami dan memanfaatkan Program Jaminan…

2 jam yang lalu

85.290 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Semangat Kepedulian Pasca-Haji

MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…

5 jam yang lalu

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

18 jam yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

19 jam yang lalu