Marco Kusumawijaya di TGUPP menjabat sebagai Ketua Bidang Pengelolaan Pesisir. (Foto: Kompas.com)
MONITOR, Jakarta – Satu orang Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Marco Kusumawijaya dikabarkan mengundurkan diri.
Kabar mundurnya Marco dari TGUPP mencuat setelah kalangan wakil rakyat Jakarta, meminta Gubernur Jakarta mengurangi jumlah TGUPP dari 67 menjadi 50 orang.
Nama Marco Kusumawijaya di TGUPP sendiri, menjabat sebagai Ketua Bidang Pengelolaan Pesisir.
Plt Kepala Bappeda DKI Suharti, membenarkan bahwa Marco mengundurkan diri dari TGUPP. Suharti pun menyebut, kalau Marco menyatakan mundur dari TGUPP sejak 1 Desember lalu.
“Jadi beliau sejak 1 Desember memang sudah tak lagi duduk sebagai Ketua Bidang Pengelolaan Pesisir TGUPP,” terangnya saat dihubungi wartawan.
Ketika ditanya alasan Marco mengundurkan diri, Suharti menjelaskan bahwa Marco mengundurkan diri karena ingin fokus menulis buku.
Marco merupakan pengamat perkotaan yang memimpin tim untuk mengatasi masalah pesisir sejak Juni 2018.
Anggota timnya, yaitu eks Dirjen Kelautan KKP, Sudirman Saad; eks Direktur Eksekutif Walhi, Khalid Muhammad; eks ICLEI, Irvan Pulungan; pakar kelautan ITB, Muslim Muin.
Sementara itu seperti diketahui, dalam rapat Badan Anggaran (Banggar), DPRD DKI menyepakati usulan anggaran TGUPP masuk dalam APBD DKI.
Hanya saja DPRD DKI meminta untuk jumlah personil TGUPP yang jumlahnya mencapai 67 dikurangi menjadi 50 orang.
MONITOR, Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Informasi Pusat periode 2026–2030 resmi mengumumkan…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur mengatakan indeks…
MONITOR, Jakarta - Organisasi Forum Ekonomi Dunia (World Economy Forum/WEF) mendukung penuh pelaksanaan Ocean Impact…
MONITOR, Jakarta - Pendekatan ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama sejalan dengan langkah tegas Presiden dalam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam memastikan investasi yang masuk ke Indonesia tidak…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengusulkan agar Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) dihapus…