MEGAPOLITAN

Dukung Program Kampanye Anti Korupsi, Anies Lakukan Hal Ini

MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, KPK DKI Jakarta dan Transjakarta meluncurkan program Kampanye Anti Korupsi sepanjang tahun.

Program tersebut diluncurkan dalam menindaklanjuti Peraturan Gubernur Nomor 132 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anti Korupsi.

Sebagai kegiatan awal, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengukuhkan 160 Duta Anti Korupsi sekaligus memimpin peluncuran Bus Kampanye Anti Korupsi.

“Ini babak baru ikhtiar kita mencegah praktek korupsi dan ini tanggung jawab yang sejalan dengan komitmen Pemprov DKI untuk secara serius melakukan pencegahan korupsi,”ungkap Anies.

Anies menyadari bahwa semangat anti korupsi harus dibangun sejak dini. Sehingga perlu ekosistem yang dibangun sepanjang tahun sehingga ke depannya menjadi inventasi nilai bagi warga DKI Jakarta.

“Kita harus menyadari semangat untuk mencegah korupsi harus dilakukan sejak dini dan di sekolah harus siap menjadi zona berintegritas dan anti korupsi karena akan membentuk pengalaman bagi putra putri kita dan akan membentuk budaya berintegritas melalui proses pembiasaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Giri Suprapdiono mengapresiasi langkah Pemprov DKI baik dari segi regulasi maupun tindakan nyata dengan adanya duta anti korupsi dan bus kampanye anti korupsi.

“KPK mengapresiasi karena provinsi pertama yang mereplikasi bis kpk adalah pemprov dki dan mereka menggunakan pendekatan keliling sekolah, ini maknanya kalau kita hitung seluruh sekolah di DKI ada 1104 sekolah dasar, 1095 SMP, 2652 SMA yang akan memiliki pendidikan anti korupsi,”terangnya.

Jadi konsekuensinya 4000 lebih sekolah akan menerapkan pendidikan anti korupsi karena ini investasi maka anak-anak ini akan mempunyai nilai pilihan, jadi orang tidak korupsi karena tidak ingin karena nilai korupsi tidak sesuai nilai mereka.

Setelah dikukuhkan para Duta Anti Korupsi yang terdiri dari 80 unsur Guru dan 80 unsur Siswa ini akan berkeliling dari sekolah ke sekolah untuk melakukan pendidikan anti korupsi. Para Duta Anti Korupsi ini bersama dengan KPK Ibu Kota berkampanye di sekolah melalui cara-cara kreatif demi menumbuhkan budaya anti korupsi sedari dini.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

2 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

2 hari yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

2 hari yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

2 hari yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

2 hari yang lalu