Usulan Anggaran TGUPP Dicoret Tak Digubris, Fraksi PDIP Meradang

Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Keinginan Fraksi PDIP mencoret anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dalam APBD DKI 2020 tak di dengar.

Namun demikian, kalangan DPRD DKI meminta jumlah anggota TGUPP dikurangi menjadi 50 orang dari jumlah sebelumnya 67 orang.

Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Pemprov DKI yang digelar Senin (9/11) oleh para wakil rakyat Jakarta akhirnya menyepakati usulan anggaran untuk TGUPP tetap diloloskan.

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Kita sepakati jumlah TGUPP hanya 50 orang,” ujar Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi saat memimpin rapat Banggar.

Melihat pimpinan sidang menyepakati usulan anggaran TGUPP dan hanya mengurangi jumlah orangnya, Ketua Fraksi PDIP, Gembong Warsono pun langsung mengintrupsi pimpinan sidang, agar mempertimbangkan kembali keputusannya.

Namun, Prasetyo yang menjadi pimpinan sidang tak menggubris interupsi dari Gembong yang tidak lain adalah koleganya di PDIP.

“Kalau dalam rapat ini tetap menyepakati anggaran TGUPP masuk dalam APBD DKI 2020. Kami Fraksi PDIP tetap menolak. Dan ini menjadi catatan tersendiri bagi kami di Fraksi PDIP,” tegas Gembong.

Sekedar diketahui, pembahasan anggaran TGUPP menjadi pembahasan alot dalam rapat Banggar

Semua anggota Banggar dari semua fraksi yang ada di DPRD DKI mengeluarkan argumennya terkait keberadaan TGUPP.

Kendati akbirnya DPRD DKI tetap meloloskan angaran TGUPP dan hanya mengurangi jumlah orangnya.