PARLEMEN

Pemerintah Taiwan Ingin Tingkatkan Kerjasama Investasi dengan RI

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Indonesia akan menggiatkan kembali komitmen kerjasama di bidang investasi dan perdagangan dengan Indonesia. Wakil Ketua DPD RI Mahyudin pun mengatakan, hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara ini terus meningkat sebagaimana tampak dalam nilai investasi langsung Taiwan di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan dari delegasi pemerintahTaiwan di kompleks Parlemen, Senayan. Mahyudin juga sampaikan kepada delegasi Taiwan tersebut bahwa nilai perdagangan bilateral sudah mencapai USD8,1 miliar dengan pertumbuhan sebesar 15,7 persen tahun lalu.

Angka ini cukup signifikan, kata dia, namun belum diperluas ke sektor-sektor lainnya termasuk sektor ekonomi kreatif yang kini semakin berkembang di berbagai provinsi di Indonesia.

“Kami mengimbau kepada para investor dan pebisnis Taiwan untuk memperluas kerjasama dengan pelaku ekonomi di 34 provinsi Indonesia sebab banyak peluang baru kini bermunculan di daerah-daerah itu,” ujar Mahyudin kepada delegasi pemerintah Taiwan.

Menyambut himbauan dimaksud, pimpinan Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taiwan tersebut mengatakan bahwa mereka datang ke DPD RI karena pemerintah Taiwan yakin akan peran penting DPD RI dalam mendorong perekonomian di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, delegasi Taiwan Peter Lan mengatakan bahwa pemerintahnya ingin mendengar banyak masukan dari DPD RI dan juga dari pemerintah Indonesia tentang apa yang perlu dilakukan lagi guna memperluas kerjasama ekonomi dan perdagangan antara Taiwan dan Indonesia.

”Kami datang untuk mendengar masukan dari Yang Mulia Bapak pimpinan DPD RI dan juga para Senator untuk meningkatkan dan memperluas hubungan kerjasama kita,” ujar Peter Lan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI Mahyudin menyambut baik strategi baru Taiwan yang disebut New Southbound atau orientasi kebijakan baru yang mengarah ke selatan itu yang dijalankan oleh pemimpin tertinggi Taiwan Tsai Ing-wen.

Dengan adanya orientasi baru itu maka Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN dapat bekerjasama lebih luas lagi dengan Taiwan di bidang investasi dan perdagangan.

Recent Posts

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

2 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

3 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

3 hari yang lalu