MEGAPOLITAN

Bela TGUPP, Anies: Kerjanya Signifikan Kok

MONITOR, Jakarta – Keberadaan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) terus disoal oleh DPRD DKI. Bahkan sejumlah fraksi di DPRD sepakat untuk mencoret pengajuan anggaran TGUPP dalam APBD DKI.

Melihat hal ini Gubernur Jakarta pun tak tinggal diam. Anies pun pasang badan untuk TGUPP dengan menyebut keberadaan TGUPP memiliki kinerja yang signifikan, yakni memastikan program daerah mencapai tujuan.

“Kehadiran TGUPP ini untuk memastikan agar kegiatan strategis daerah itu benar-benar terlaksana di level nasional,” ujar Anies.

Menurut Anies, TGUPP berjasa saat penyerapan anggaran berjalan optimal. Ia pun menyebut penyerapan dan hasil kerja DKI, adalah bukti bahwa TGUPP melakukan kegiatan monitoring awal.

“Serapan yang berjalan dengan baik program yang berjalan dengan baik, itu adalah hasil kerja pengawasan internal monitoring program, jadi begitu anda melihat serapan kita terkendali dengan baik, itulah hasil kerja TGUPP,” tegas Anies.

Begitu pula dengan kegiatan di SKPD. Anies menjelaskan bahwa program pengendalian berjalan karena ada tim khusus yang langsung menyampaikan fungsi perpanjangan tangan gubernur secara langsung.

“Jadi kalau Dinas mereka punya programnya, kalau ini adalah pada pengendalian pelaksana program, ketika pelaksanaan program terlaksana dengan baik artinya fungsi-fungsi itu berjalan, karena memang ini adalah delivery unit,” tandasnya.

Diketahui, TGUPP berjumlah 67 orang. Adapun gaji anggota TGUPP diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 2359 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan TGUPP.

Berikut besaran maksimal gaji bulanan anggota TGUPP DKI Jakarta yang selama ini berlaku:

  1. Ketua TGUPP: Rp 51.570.000
  2. Ketua Bidang: Rp 41.220.000
  3. Anggota grade 1: Rp 31.770.000
  4. Anggota grade 2: Rp 26.550.000
  5. Anggota grade 2a: Rp 24.930.000
  6. Anggota grade 2b: Rp 20.835.000
  7. Anggota grade 3: Rp 15.300.000
  8. Anggota grade 3a: Rp 13.500.000
  9. Anggota grade 3b: Rp 9.810.000
  10. Anggota grade 3c: Rp 8.010.000

Recent Posts

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

5 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

3 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

3 hari yang lalu