PARLEMEN

TB Hasanuddin Dorong KIP Buat Indeks Keterbukaan Informasi

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI, TB. Hasanuddin mendorong Komisi Informasi Pusat (KIP) agar mengeluarkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik Kementererian atau Lembaga Negara.

Menurut dia, hal itu penting sebagai salah satu wujud dalam menjalankan amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). 

“Tujuan  UU KIP itukan transaparansi dan pertanggungjawab setiap lembaga publik kepada masyarakat. Ini penting KIP membuat Indexs agar masyarakat bisa menilai dan  stakeholder bisa mengevaluasi,” kata Hasanuddin saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi Informasi Pusat (KIP), di Ruang Rapat Komisi I, Komplek arlemen, Senayan, Rabu (4/11).

Dalam kesempatannya itu, purnawirawan Jenderal TNI itu menyebut KIP bisa mengambil peran tersebut sehingga kiprah dan kinerja KIP juga bisa ada ukurannya.

Sejauh ini, pria yang akrab disapa Kang TB ini menilai KIP belum menunjukan agresifitasnya agar lembaga negara terbuka kepada publik. 

Seperti diketahui, Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik adalah salah satu program legislasi nasional Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sejak masa bakti 1999-2004.

Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dibahas sejak tahun 1999, setelah melewati proses selama sembilan tahun, karena tuntutan akan tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance) yang mensyaratkan adanya akuntabilitas, tranparansi dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses terjadinya kebijakan public.  UU KIP disahkan DPR pada tanggal 3 April 2008, dan diundangkan pada tanggal 30 April 2008.

Sementara itu, Komisi Informasi adalah lembaga mandiri yang berfungsi menjalankan Undang-Undang ini dan peraturan pelaksanaannya menetapkan petunjuk teknis standar layanan Informasi Publik dan menyelesaikan Sengketa Informasi Publik melalui Mediasi dan/atau Ajudikasi nonlitigasi. Komisi Informasi terdiri dari Komisi Informasi Pusat, Komisi Informasi Provinsi.

Dalam kesempatannya, Ketua KIP Gede Narayana mengamini pernyataan TB Hasanuddin dan pihaknya mencoba melakukan forum discussion group (FGD) dengan stakeholder membahas usulan TB. Hasanuddin.

“Saya sepakat.  sehingga nanti mungkin  seperti rilis indexs demokrasi ada ukuran soal tranrparansi informasi publik ini,“ jelas Gede di Forum Sidang yang dipimpin oleh Bambang  Kristiono.

Recent Posts

Pedagang Online Akan Dipajaki, DPR: Jangan Bebani Rakyat yang Sedang Bertahan Hidup

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkritisi rencana Pemerintah yang akan…

28 menit yang lalu

Miris Penipuan Rekrutmen ASN, DPR Dorong Pemda Contoh Pola Job Fair DKI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera merasa miris dengan kasus…

32 menit yang lalu

DPR Soroti Wacana Moratorium PMI ke Wilayah Konflik Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menilai rencana Pemerintah untuk…

35 menit yang lalu

DPR Soroti Isu Overflight Clearance AS, Tegaskan Kedaulatan Udara RI Tak Bisa Dikompromikan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menanggapi kabar mengenai penandatanganan perjanjian…

39 menit yang lalu

Puan: Peningkatan Kesejahteraan Bagi Guru Honorer yang Telah Lama Mengabdi Harus Dipercepat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti pentingnya Negara memberi penghargaan bagi para…

42 menit yang lalu

Harga Plastik Meroket 100%, DPR Desak Pemerintah Selamatkan UMKM dari Krisis Global

MONITOR, Jakarta - Lonjakan harga plastik yang kian tak terkendali memicu kekhawatiran serius bagi keberlangsungan…

7 jam yang lalu