Lestarikan Budaya Betawi, Bamus Usul Rusun di Jakarta Pajang Ondel-ondel

34
Rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI

MONITOR, Jakarta – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi pimpinan Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengusulkan agar Pemprov DKI memasang ornamen Betawi pada setiap rumah susun (rusun) yang ada di Ibukota.

Usulan tersebut dilontarkan oleh Wakil Ketua Bamus Betawi, Rahmat HS, saat penyampaian pendapat dalam rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI di Ruang serbaguna lantai III DPRD DKI, Jakarta Pusat.

“Mengenai pengelolaan rusun, kami ingin semua rusun yang ada di Jakarta itu harus berornamen betawi,” usul Rahmat.

Usulan itu dilontarkan Rahmat, lantaran adanya usulan dari Fraksi PKS mengenai pengelolahan rumah susun di point 37 dalam Propemperda 2020.

“Apalagi Pemprov DKI telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2015 tentang pelestarian kebudayaan Betawi,” ungkapnya.

“Karena ini ada perdanya, ada pergub mengenai ikon yang mengikat semua ornamen Jakarta. Jadi jadi rumah susun harus nampak ornamen betawinya,” sambungnya.

Oleh karenanya rusun yang ada di DKI Jakarta ke depan, paling tidak harus ada gigi balang nya, harus ada ondel-ondel, pintu gerbangnya harus mencerminkan kearifan lokal,” pungkasnya.

Diketahui, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI menggodok 52 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diusulan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2020 pada Rabu (20/11).

Rinciannya antara lain 27 Raperda usulan eksekutif, dan 25 lainnya Raperda usulan legislatif. Adapun masyarakat diundang untuk menyampaikan saran dan masukan dalam rangka penyusunan Propemperda 2020. Unsur masyarakat yang hadir yakni Ormas Bamus Betawi, YLKI, dan unsur mahasiswa.

Bapemperda yang ikut pembahasan yakni Wakil Ketua, Dedi Supriadi, anggota, Dwi Wijayanto Rio Sambodo, M. Arifin, Achmad Yani, Lukmanul Hakim, Anthony Winza Prabowo, Hasan Basri, Desie Christhyana Sari, Agustina Hermanto, Manara Siahaan, dan Riano P.