Mulai Diguyur Hujan, Pemprov DKI Bangun 987 Titik Sumur Resapan

46
Ilustrasi Jakarta diguyur hujan

MONITOR, Jakarta – Hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah di Ibukota, Pemprov DKI pun harus siap-siap menghadapi datangnya banjir. Kepala Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta, Juaini, menyatakan instansi yang dipimpinnya, telah melakukan berbagai upaya preventif.

Diantaranya yakni membuat sumur resapan, rainwater harvesting, onsite detention, pengerukan di 17 sungai serta 5 waduk yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Kelima waduk tersebut antara lain, Waduk Pluit, Waduk Melati, Waduk Teluk Gong, Waduk BPP Poncol, dan Embung Cendrawasih.

Tak hanya itu, Juaini juga mengungkapkan, Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta telah membangun 987 titik sumur resapan di 5 wilayah di Jakarta dengan target 1.000 titik sumur resapan pada tahun 2019, keberlanjutan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development Kali Kamal sepanjang 2,2 km, naturalisasi revitalisasi sungai, serta pembangunan waduk di 10 lokasi antara lain Waduk Cilangkap Giri Kencana, Waduk Cimanggis, Waduk Kp. Rambutan 1 dan 2, Waduk Pondok Rangon, Waduk Pekayon, Situ Rawa Minyak, Embung Lapangan Merah, Embung Semper Barat Cilincing, Embung Cakung Timur, dan Pembangunan Kali sepanjang 8.274 m (September 2019).

Dengan berbagai upaya ini, titik genangan berulang pun tercatat berkurang. “Ada 242 titik laporan genangan berulang dengan 30 lokasi genangan berulang terjadi pada tahun 2017-2018, dan pada tahun 2019 terdapat 14 lokasi genangan. Sehingga, terjadi pengurangan sebanyak 16 lokasi genangan berulang,” ujar Juaini, kepada wartawan di Balairung, Balaikota Jakarta

Langkah lainnya, kata Juaini, untuk menangani genangan maupun banjir pada musim hujan, Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta telah mempersiapkan beragam teknologi mutakhir, antara lain pompa mobile sejumlah 133 unit dengan kapasitas 28,512 m3/dt, pompa stationer sejumlah 457 unit di 165 lokasi dengan kapasitas 489,01 m3/dt, pintu air 231 unit, excavator amphibi untuk pengerukan waduk, combi jetting yang digunakan untuk penyedotan lumpur saluran drainase, AWLR (Automatic Water Level Recorder) di 21 lokasi, serta CCTV Online sejumlah 103 unit.

Selain itu, sebanyak 7.889 personil pun dikerahkan, dengan dilengkapi alat berat 260 unit dan dump truck 461 unit.