Dituding PSI Pangkas Dana Revitalisasi Sekolah untuk Formula E, Disdik DKI Angkat Bicara

529
Gedung DPRD DKI Jakarta (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengakui ada perbaikan rencana anggaran dengan menurunkan anggaran revitalisasi gedung sekolah. Namun, pemotongan itu tidak ada hubungannya dengan Formula E.

Dituturkannya, rencana awal sebanyak 105 lokasi dengan usulan anggaran sebesar Rp 2.570.202.489.835,00 (Rp 2,570 triliun). Kemudian penyesuaian jumlah dan anggaran gedung sekolah yang direhabilitasi menjadi 86 lokasi dengan nilai sebesar Rp 2.114.819.786.888,00 (Rp 2,114 triliun) atau terkoreksi sebesar Rp 455.382.720.947,00 (455,38 miliar).

“Selanjutnya diusulkan untuk digunakan sebagai penyesuaian anggaran pembangunan unit sekolah baru SMK sebesar Rp. 163.308.535.435,00 (Rp 163,3 miliar) dan pembangunan ruang kelas baru SMK sebesar Rp 113.324.256.750,00 (Rp 113,3 miliar) atau seluruhnya sebesar Rp 276.632.792.185,00 (Rp 276 miliar),” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat.

Dengan demikian, Syaefuloh menepis anggapan PSI soal pengurangan anggaran untuk Formula E. Pengurangan pun merupakan hasil penelitian dan sudah disampaikan kepada DPRD dalam rapat pembahasan.

“Faktanya, tidak ada pemotongan anggaran rehab gedung sekolah untuk Formula E. Penyesuaian anggaran rehabilitasi gedung sekolah yang dibahas bersama anggota Dewan dalam Rapat Komisi didasarkan hasil penelitian teknis dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi DKI Jakarta secara profesional,” kata Syaefuloh.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyebut sejumlah anggaran penting di DKI Jakarta justru dipangkas demi perhelatan Formula E.

Dalam KUA-PPAS 2020, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp 1,16 triliun untuk menjadi tuan rumah dan memfasilitasi event balap mobil listrik Formula E, tahun depan. Namun, menurut PSI, proses pembahasan dan penyusunan anggaran Formula E tersebut justru dengan memotong anggaran-anggaran yang jauh lebih penting dan mendasar bagi kepentingan warga Jakarta.