PEMERINTAHAN

Mentan minta dukungan Kepala Daerah sukseskan Program Pertanian

MONITOR, Bogor – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta dukungan kepala daerah untuk mensukseskan program pemerintah di bidang pertanian. Syahrul mengaku senang dengan para Bupati dan Gubernur yang agresif dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakatnya. Namun, kata Syahrul, para pemimpin daerah juga harus membuktikan kerja nyatanya.

“Saya suka Bupati dan Gubernur yang agresif karena kita bisa memecahkan masalah secara langsung di lapangan,” ujar Mentan Syahrul saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju yang digelar Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Menurut Syahrul, persoalan pertanian memang harus dipecahkan bersama dengan mempererat komunikasi dan koordinasi antar lembaga/kementerian, serta pimpinan daerah hingga menyentuh level Camat dan Lurah.

“Tidak bisa hanya Menteri Pertanian saja yang bekerja. Sandaranya tetap ada di Kepala Daerah, Gubernur, Pak Bupati dan tentu dibantu Pak Kapolda dan Tentara yang harus membackup saya,” katanya.

Syahrul mengatakan, setidaknya ada lebih dari 50 juta orang yang saat ini bergantung hidup di sektor pertanian. Dari jumlah itu, total akumulasi transaksi mencapai 2000 triliun. Angka sebesar itu, dikatakan Syahrul harus meningkat berlipat dengan pola koordinasi secara bersama-sama.

“Dengan angka sebanyak itu, berapa di provinsi bapak yang dikasih makan? Inilah yang saya maksud harus kita diteksi bersama-sama, sehingga kita bisa melihat yang 2000 triliun itu dimana saja, dan yang 50 juta lebih pekerja itu seperti apa kerjanya,” katanya.

Syahrul berharap pertanian Indonesia jauh lebih maju ketimbang pertanian di negara-negara lain. Sebab dari sisi teknologi dan informasi, Indonesia sudah memiliki beragam teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang dikembangkan anak-anak bangsa.

“Perkembangan teknologi pertanian di luar negeri punya kualitas yang baik dan produktivitas yang tinggi, kitapun harus menuju ke sana. Bahkan dengan pemanfaatan artificial intelligence yang kita miliki, kita bisa diteksi apakah traktor petani jalan atau tidak. Kita juga sudah memiliki kemampuan kontrol citra satelit untuk melihat berapa pupuk yang dibutuhkan untuk satu desa,” katanya.

Adapun untuk memuluskan berbagai pengembangan ini, Syahrul mengaku menyiapkan pusat data dan ruang kontrol pertanian. Pusat dan ruang kontrol itu ia beri nama dengan Komando Strategi Pertanian (Kostra Tani) yang bisa mengkoordinasikan semua stakeholder.

“Babinsa dan Babinkamtibmas juga bisa menjadi bagian dari penyuluh yang kita rekomendasi bekerja bersama-sama. Jadi, demgan Kostra Tani ini kita bisa mendidik penyuluh melalui Android yang mereka punya. Dan penyuluh itu kita monitor, dia kerja atau tidak kita diteksi dari kantor,” tukasnya.

Sebagai catatan, acara ini dihadiri sejumlah pimpinan daerah Bupati dan Gubernur, pimpinan DPRD serta stakeholder dari Kementerian dan Lembaga lainya. Dalam kesempatan ini, Bupati Halmahera, Tengah Edi Langkara bahagia bisa memiliki kesempatan untuk bertemu dengan para Menteri dan menyampaikan beberapa usulan.

Recent Posts

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

22 jam yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

23 jam yang lalu

Universitas Islam Depok dan Hartford International University USA Jalin Kemitraan Perkuat Dialog Antarumat dan Akademik

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

3 hari yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

3 hari yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

3 hari yang lalu