Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (dok: CNN)
MONITOR, Jakarta – Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera meluncurkan Program Kartu Prakerja. Kepastian ini diutarakan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Jokowi menuturkan, kartu ini akan menunjang masyarakat terutama dari segi peningkatan keterampilan dan keahlian. Adapun sasarannya, terang Jokowi, yakni para lulusan baru atau angkatan kerja baru, serta para pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Melalui kartu ini, pemerintah menyalurkan bantuan dana pelatihan untuk akses yang lebih luas bagi peningkatan keterampilan dan keahlian,” ujar Jokowi, Selasa (12/11).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menerangkan, para peserta program dapat memilih minat pelatihan yang disukai. Misalnya, menjadi barista kopi, desain grafis, teknisi, programming dan lain-lain.
“Para pemegang kartu Prakerja dapat memilih jenis pelatihan yang diminati melalui platform digital yang dirancang agar sejalan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” jelas Jokowi.
“Mereka boleh memilih pelatihan yang diminati, misalnya barista kopi, animasi, desain grafis, bahasa Inggris, komputer, teknisi, juga programming,” tambahnya.
MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…
MONITOR, Bogor - Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Aris…
MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…
MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyambut baik disahkannya Undang-undang Pelindungan…