Kemendes PDTT

Kemendes Koordinasikan Teknis Pembangunan Perdesaan Antar Kementerian dan Lembaga

MONITOR, Jakarta – Sebagai upaya percepatan Pembangunan Kawasan Perdesaan, Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Ditjen PKP Kemendes PDTT) menggelar rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Kawasan Perdesaan Lintas Kementerian/Lembaga di Millenium Hotel, Jakarta pada Selasa (12/11)

Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan (Dirjen PKP) Kemendes PDTT Harlina Sulistyorini dalam laporannya menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Kawasan Perdesaan Lintas Kementerian/Lembaga (RAKOR PKP Lintas K/L) sebagai bentuk persiapan pelaksanaan RAKORNAS 2019 yang telah menjadi agenda tahunan Ditjen PKP.

“Dimana salah satu agenda dalam acara tersebut adalah sinergisme dan keselarasan program pembangunan kawasan perdesaan pada lingkup Pemerintah Pusat,” katanya.

Lebih lanjut, Harlina menyampaikan terkait tujuannya yakni melakukan sosialisasi dan koordinasi program atau kegiatan Pembangunan Kawasan Perdesaan Tahun 2020 – 2024 pada lingkup Kementerian/Lembaga. Selain itu, juga sekaligus melakukan konfirmasi program atau kegiatan Pembangunan Kawasan Perdesaan di Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Tahun Anggaran 2020 – 2024 pada masing-masing Kementerian/Lembaga.

“Sehingga sasaran yang ingin dicapai pada rapat koordinasi ini adalah teridentifikasinya program atau kegiatan Pembangunan Kawasan Perdesaan yang dapat dilaksanakan oleh masing-masing Kementerian/Lembaga,” katanya.

Harlina berharap dengan terselenggaranya RAKOR PKP Lintas K/L ini akan terwujud sinergitas program/kegiatan Pembangunan Kawasan Perdesaan pada Lokasi Kawasan Perdesaan Prioritas Nasiona (KPPN) 2020-2024.

“Sehingga ke depan program/kegiatan yang telah direncanakan oleh lintas Kementerian/Lembaga tidak tumpang tindih dan menjadi upaya percepatan pembangunan kawasan perdesaan,” katanya.

Sementara itu, Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi mengatakan bahwa dalam rakor ini salah satu yang menjadi keinginan dalam membangun desa adalah ingin mewujudkan desa yang mandiri. Mandiri sosial, ekonomi dan berdemokrasi.

“Artinya kita ingin desa-desa melakukan transformasi. Desa-desa menjadi kekuatan baru yang menjadi mitra strategis dari pengembangan perkotaan. Ketika kita melakukan pembangunan perdesaan sebagai sebuah kawasan, kita ingin kawasan-kawasan ini menjadi perekat dari pembangunan-pembangunan desa. Bahkan bisa menjadi ujung tombak dari pembangunan desa itu sendiri yang bisa diwujudkan dengan pembangunan-pembangunan lainnya,” katanya.

Lebih lanjut Anwar mengatakan bahwa dalam menyongsong RPJMN 2020-2024, Kemendes PDTT diberikan beban untuk mengentaskan 10.000 desa tertinggal dan menjadikan 5.000 desa menjadi desa mandiri.

“Ini menjadi langkah ringan karena kita laksanakan secara bersama. Prinsip kolaborasi government ini adalah merupakan satu prinsip yang harus kita dorong dan kita wujudkan untuk bisa terlaksana. Mudah-mudahan dalam rakor ini bisa menghasilkan rumusan-rumusan yang bisa kita laksanakan lima tahun kedepan,” katanya.

Dalam RAKOR PKP Lintas K/L ini menggundang 3 (tiga) Kementerian Koordinator yakni Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta 18 Kementerian yang terkait dengan Pembangunan Kawasan Perdesaan.

Recent Posts

MUI: Penundaan Pelaksanaan Wajib Halal Menunjukkan Kekurang Siapan

MONITOR, Jakarta - Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. KH Masyhuril Khamis, SH.,…

5 jam yang lalu

Menhaj: Belanja Haji Capai 4 Triliun, UMKM Daerah Harus Ambil Peluang

MONITOR, Gowa - Penyelenggaraan haji bukan hanya urusan perjalanan dan ibadah. Aktivitas jutaan jemaah dan…

5 jam yang lalu

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

1 hari yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

2 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

2 hari yang lalu