Akbar Tandjung (Foto: Kumparan)
MONITOR, Jakarta – Politikus Senior Partai Golkar Akbar Tandjung mengingatkan Jokowi, untuk rencana penambahan jabatan wakil menteri (Wamen) di Kabinet Indonesia Maju harus mempertimbangkan semua aspek.
Lebih tegas, Akbar Tandjung meminta Jokowi mempertimbangkan aspek beban anggaran negara kedepannya.
“Ya itu tentu harus dijadikan pertimbangan ya. Kalau emang tidak mempengaruhi daripada anggaran negara, kenapa tidak (dilakukan penambahan, red),” kata Akbar menjawab pertanyaan wartawan, Senin (11/11).
“Karena (beban anggaran,red) itu mungkin itu salah satu catatan yang patut menjadi perhatian,” tegasnya.
Kendati demikian, mantan Ketua DPR RI ini mengatakan, semua keputusan merupakan hal prerogatif presiden untuk menilai secara luas terkait manfaat penambahan posisi Wamen tersebut.
“Saya berpendapat itu kan hak prerogatif presiden ya, jadi kalau memang presiden menilai ada penambahan dari wakil menteri, tentu harus kita hormati, itu adalah hak beliau,” sebut dia.
“Apalagi dengan penambahan itu dalam rangka untuk menjamin visi misi beliau untuk bisa sukses ke depan. Karena yang punya visi misi itu presiden lah, itu kita persilahkan,” pungkasnya.
MONITOR, Depok — Menyambut gairah pembinaan sepak bola usia dini yang didorong oleh PSSI, komunitas…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat integrasi data lintas instansi sebagai upaya meningkatkan…
MONITOR, Bogor – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Operator…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memproses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah…
MONITOR, Cikarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia…
MONITOR, Bandung – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mentransformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di…