HANKAM

Komisi III DPR berharap Calon Kabareskrim Polri Berpengalaman Dibidang Reserse

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menganggap, seorang calon Kabareskrim Polri sudah pasti harus mempunyai perjalanan karir di bidang reserse. Sebab, bidang kereserserian merupakan tugas inti dari Kabreskrim.

Namun demikian, Arsul menilai, tidak sebagian karir calon Kabareskrim harus dihabiskan di bidang tersebut. “Seorang Kabareskrim itu tentu ahli dalam teknik-teknik penyidikan. Tapi juga yang paling penting adalah punya kemampuan untuk manajemen penyidikan yang baik,” ujar Arsul kepada media di Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Selain itu, Arsul mengatakan, karena Kabareskrim akan memimpin satuan reserse, maka nantinya calon yang dipilih harus mempunyai ‘leadership’ yang baik.

Di samping itu, lanjut Arsul, karena sekarang ini ada tuntutan masyarakat agar proses-proses penegakan hukum itu dilakukan tidak hanya adil, namun terhadap semua pihak, maka dalam hal-hal tertentu juga dibutuhkan adanya transparansi.

Transparansi dimaksud Arsul adalah dalam aspek keterbukaan perkembangan penanganan kasus-kasus yang menarik dan menjadi perhatian masyarakat. “Bukan keterbukaan materi kasus ya. Karena kalau materi kasus itu adalah rahasia penyidikan itu, kan gak bisa dibuka,” ungkapnya.

“Tetapi perkembangan penanganan kasus itu juga sedapat mungkin di transparansikan kepada masyarakat, dengan memberikan info,” imbuh Sekjen DPP PPP itu.

Arsul pun menekankan agar nantinya calon Kabareskrim harus dapat memaksimalkan peran Divisi Humas Polri. Terkait kriteria yang cocok mengisi jabatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya integritas. Termasuk jika nantinya intitusi Polri memilih dari unsur jabatan pimpinan kepala kepolisian daerah atau Kapolda.

“Ya kalau soal siapa yang mau di (pilih) ini kan kita serahkan ke bapak Kapolri. Masa kita mendikte bapak Kapolri harus ini harus itu. Katakanlah satuan ini atau polda ini, ya enggak lah. Kita berbicara sosoknya saja, tapi jangan bicara soal siapa sosoknya,” tandasnya.

Recent Posts

Singgung Kasus Kuota Haji, LSAK Dorong KPK Gandeng Pesantren

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperluas…

12 jam yang lalu

3,7 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga Akhir Periode Arus Mudik dan Balik Idulfitri 1447H

MONITOR, Jakarta - Hingga akhir periode arus mudik dan Balik Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Jasa…

13 jam yang lalu

GKB-NU Kecam Serangan Israel terhadap Pasukan Perdamaian Indonesia

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) mengutuk keras serangan artileri Israel menghantam…

14 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta…

17 jam yang lalu

Jasa Marga Catat Pergerakan Kendaraan Kembali ke Jakarta Sudah Mencapai 86 Persen

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri menyampaikan…

18 jam yang lalu

Bazar Rakyat 2026 Gerakkan Ekonomi UMKM dan Bangkitkan Bangga Buatan Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipenuhi semangat kebersamaan dalam gelaran Bazar Rakyat 2026…

18 jam yang lalu