Sesjen MPR: Banyak Hal Positif Didapat Dari LCC

15

MONITOR, Jakarta – Sekertaris Jenderal (Sesjen) MPR RI Dr. H. Ma’ruf Cahyono, SH., MH berharap bahwa metode Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika melalui acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR Tahun 2019 bisa menginternalisasikan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda. 

“Kita ingin jati diri bangsa tetap terjaga dan terawat. Sehingga, melalui generasi muda inilah nilai-nilai kebangsaan bisa dijaga,” kata Ma’ruf dalam acara penutupan acara LCC, di Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Senin (4/11) malam.

Lebih lanjut dikatakan dia, LCC tidak hanya mencari pemenang lomba. Kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap tahun itu merupakan wahana untuk mempersatukan generasi muda yang mempunyai latar berbeda, suku, agama, dan budaya.

“Oleh karena itu, diharapkan dalam lomba bisa memunculkan rasa persahabatan dan perasaan emosional dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa”, paparnya.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan berbagai audensi dengan tokoh-tokoh bangsa serta dengan ketua lembaga-lembaga negara. Juga dengan sosok-sosok yang sukses seperti dari Bukalapak.

Dengan pertemuan dengan Bukalapak, Ma’ruf berharap mampu memberi semangat dan motivasi kepada generasi muda, kaum millineal, yang sekarang ngetrend dengan bisnis start up-nya.

Selain memberi motivasi, kegiatan ini juga sarana mengingatkan kepada generasi muda akan bahaya Narkoba, obat-obat terlarang. 

Untuk itu, BNN dihadirkan dalam rangkaian kegiatan untuk memberi kewaspadaan kepada generasi muda akan perlakukan dan pergaulan yang tidak benar. “Hal yang demikian juga satu hal yang penting buat mereka”, tutur pria asal Banyumas, Jawa Tengah itu.

Dari seluruh rangkaian acara menurut Ma’ruf membuat peserta mendapat banyak hal, tidak hanya bersenang-senang bisa bertemu dengan teman-teman dari seluruh Indonesia.Namun juga ada unsur penguatan ideologi, konstitusi, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Bagi Ma’ruf, generasi muda yang datang ke acara itu merupakan generasi bangsa yang ada di provinsi-provinsi. Di Jakarta mereka direkatkan melalui LCC. “Mereka adalah duta-duta provinsi sehingga apa yang telah didapat selama ini di Jakarta bisa ditularkan kepada generasi muda yang ada di provinsi masing-masing,” sebut dia.

“Bisa menjadi inspirator bagi anak muda yang ada di provinsi. Karena itu sosialisasi Empat Pilar lewat LCC disebut sangat efektif karena bisa menularkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda yang lain,” pungkasnya.

Lomba yang digelar selama 5 hari ini dimenangkan oleh SMAN 1 Tenggarong Kalimantan Timur sebagai juara nasional setelah meraih poin 199. Kemudian, SMAN 2 Sampit Kalimantan Tengah yang meraih poin 172. Sebagai juara kedua, dan SMAN 1 Brebes dengan nilai 160 di tempat ketiga.