Jasa Marga Gelar Roadster Rescue Competition 2026, Uji Kecepatan dan Ketepatan Petugas Tangani Kecelakaan Tol

MONITOR, Bogor – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), kembali menggelar Roadster Rescue Competition (RRC) 2026, kompetisi tahunan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, kesiapsiagaan, dan profesionalisme petugas operasional jalan tol.

Mengusung tema “Where Response Meets Excellence”, RRC 2026 berlangsung selama empat hari, 3–6 Agustus 2026. Puncak kegiatan berupa penutupan dan pengumuman pemenang digelar di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026).

Kompetisi ini menjadi wadah bagi petugas operasional untuk menguji kemampuan dalam menangani berbagai situasi darurat di jalan tol sekaligus memperkuat kesiapsiagaan sebagai garda terdepan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Penyelenggaraan RRC 2026 juga ditujukan untuk mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. Dalam kompetisi ini, JMTO menguji kemampuan teknis petugas dalam menangani gangguan lalu lintas, melakukan teknik ekstrikasi untuk melepaskan korban yang terperangkap, menstabilkan kendaraan, menggunakan peralatan rescue, hingga menerapkan teknik Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).

- Advertisement -

Seluruh tahapan tersebut dinilai berdasarkan kecepatan, ketepatan, keamanan, serta kemampuan tim dalam mengambil keputusan pada kondisi darurat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Direktur Utama Jasa Marga Andry Tanudjaja, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani, Direktur Layanan Yaya Ruhiya, Direktur Operasi Fitri Wiyanti, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT JMTO beserta tamu undangan.

Jasa Marga Prioritaskan Keselamatan Pengguna Tol

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol menjadi prioritas utama perusahaan. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kualitas pelayanan petugas operasional terus diperkuat.

Menurut Rivan, petugas operasional merupakan garda terdepan yang berhadapan langsung dengan berbagai kondisi di lapangan, termasuk ketika terjadi kecelakaan maupun keadaan darurat.

“Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme para petugas operasional sebagai garda terdepan layanan jalan tol. Penguatan kompetensi ini penting untuk memastikan setiap penanganan darurat di lapangan dilakukan secara terukur, cepat, dan sesuai standar keselamatan tertinggi, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Rivan.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama Jasa Marga Andry Tanudjaja memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan semangat selama kompetisi berlangsung.

Andry mengatakan simulasi yang diberikan dalam kompetisi dirancang untuk menggambarkan situasi darurat yang dapat terjadi di jalan tol. Dalam kondisi tersebut, petugas dituntut mampu bertindak cepat, mengambil keputusan secara tepat, serta membangun koordinasi dan kerja sama tim.

“Sepanjang kompetisi ini, kita melihat para peserta menghadapi simulasi tantangan yang sangat nyata. Ketangguhan dalam situasi kritis, kecepatan bertindak, ketepatan mengambil keputusan, serta kerja sama tim yang solid membuktikan bahwa mereka adalah garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa di jalan tol,” ujar Andry.

“Tidak ada kemenangan yang lebih besar daripada memastikan pengguna jalan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya dengan selamat,” sambungnya.

Andry menegaskan, semangat dan pengalaman yang diperoleh dalam RRC 2026 tidak boleh berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menjadi bagian dari budaya kerja insan operasional Jasa Marga dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jalan.

“Kemenangan sejati dari kompetisi ini adalah meningkatnya kemampuan, pengalaman, dan semangat untuk terus Melayani Sepenuh Hati. Mari kita jadikan keselamatan sebagai misi utama dalam setiap tindakan operasional,” katanya.

38 Tim Uji Kemampuan Tangani Kecelakaan Berat

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Tri Wahyu Subekti menjelaskan, RRC 2026 dirancang secara terstruktur untuk memastikan kualitas layanan operasional jalan tol memiliki standar yang sama di seluruh lini.

“Melalui Roadster Rescue Competition, kami ingin memastikan seluruh petugas memiliki respons darurat yang terukur, akurat, dan unggul. Tema ‘Where Response Meets Excellence’ mencerminkan komitmen JMTO untuk terus menghadirkan keunggulan operasional (operational excellence) melalui peningkatan kapasitas SDM yang profesional dan mengedepankan budaya keselamatan,” ungkap Tri.

Sebanyak 38 tim yang mewakili seluruh ruas jalan tol di bawah pengelolaan JMTO ambil bagian dalam RRC 2026.

Pelaksanaan kompetisi dibagi ke dalam empat klaster jadwal harian. Setiap regu terdiri atas lima personel inti, yakni satu Supervisor Mobile Customer Services (MCS), tiga Petugas MCS/Rescue, dan satu Petugas Medis. Setiap regu juga didampingi satu Manager Team.

Dalam simulasi dengan durasi maksimal 30 menit, setiap tim harus menangani skenario kecelakaan berat yang melibatkan dua kendaraan. Dalam skenario tersebut terdapat korban dalam kondisi kritis dan terperangkap sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, JMTO menggandeng Indonesian Road Rescue Organization (IRRO). Kompetisi juga melibatkan dewan juri nasional dan internasional, yakni Peter Van T’wout dari Belanda, Ian Maxwell dan Ian Lawless dari Australia, Nazizul Hasmarizal BHM dari Malaysia, serta Wiyono Minarno dan Dr. Gustav dari Indonesia.

Penilaian mencakup aspek kepemimpinan, kemampuan teknis, penanganan medis, serta ketepatan waktu dalam menyelesaikan simulasi.

JMTO Berikan Penghargaan Petugas Operasional Terbaik 2026

Selain RRC 2026, JMTO juga memberikan penghargaan Petugas Operasional Terbaik (POT) 2026 kepada insan operasional yang dinilai memiliki prestasi dan kinerja terbaik.

Penghargaan tersebut diberikan dalam lima kategori fungsi tugas, yaitu Mobile Customer Service (MCS), MCS Supervisor (MCSS), Customer Service (CS), CS Supervisor (CSS), serta Traffic Information Communicator (TIC).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kinerja insan operasional dalam mendukung kelancaran serta kualitas layanan jalan tol.

Penyelenggaraan RRC 2026 sekaligus menjadi bagian dari komitmen Jasa Marga Group dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya Asta Cita keempat terkait penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing dan kompetitif.

Melalui peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan petugas, Jasa Marga berkomitmen menghadirkan layanan operasional yang semakin profesional sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan tol.

Daftar Pemenang Roadster Rescue Competition 2026

  1. Juara I: Ruas JORR W2S
  2. Juara II: Ruas Gempol-Pasuruan
  3. Juara III: Ruas Cipularang
  4. Juara Harapan I: Ruas Solo-Ngawi
  5. Juara Harapan II: Ruas Ngawi-Kertosono
  6. Juara Harapan III: Ruas Kayu Agung-Palembang-Betung

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER

BERITA TERKINI