Presiden Joko Widodo dan menterinya menghadiri KTT ke-14 di Bangkok (dok: IG)
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyerukan negara kawasan Asia Tenggara jangan sampai menjadi tempat pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun. Pesan itu diungkapkan Jokowi saat menghadiri KTT ke-14 Asia Timur di Bangkok, Senin (4/11).
“Beberapa waktu terakhir ini, sejumlah negara ASEAN menerima limbah bahan berbahaya dan beracun dari beberapa negara,” ujar Jokowi menyampaikan pidatonya.
“Kita semua tidak ingin kawasan Asia Tenggara, menjadi tempat pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun,” tambah dia.
Menurut Jokowi, hal tersebut melanggar aturan internasional mengenai limbah plastik dan limbah beracun berbahaya.
Untuk itu, ia mengharapkan kerja sama dengan negara di dunia, termasuk negara di kawasan Asia Timur untuk pencegahan pengiriman ilegal limbah B3 sesuai kesepakatan internasional.
Selain limbah B3, kata Jokowi, kawasan Asia Timur juga menghadapi tantangan sampah plastik laut yang jika tidak diatasi segera akan merusak ekosistem laut di kawasan Indo-Pasifik.
MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…
MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…
MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan menyoroti dampak kenaikan harga Bahan…
MONITOR, Jakarta - Pesantren semakin berperan sebagai benteng utama dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar kembali menegaskan sikapnya bahwa tidak ada toleransi…