PARLEMEN

SMAN 1 Brebes Raih Juara III Nasional LCC Empat Pilar MPR 2019

MONITOR, Jakarta- SMAN 1 Brebes Provinsi Jawa Tengah raih Juara III Nasional LCC Empat Pilar MPR Tahun 2019, dalam Grand Final yang dilaksanakan hari Minggu (3/11), di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Dalam grand final, SMAN 1 Brebes yang berhadapan dengan SMAN 2 Sampit Provinsi Kalimantan Tengah dan SMAN 1 Tenggarong Provinsi Kalimantan Timur itu, sejak awal lomba dimulai tidak dapat menutupi aura tegang perebutan posisi terhormat sebagai juara Nasional.

Memasuki sesi lomba, ketegangan makin memuncak.  Apalagi beberapa kali di sesi ‘satu lawan satu’, SMAN 1 Brebes salah dalam menjawab soal sehingga pengurangan nilai terjadi.  Menyadari telah tertinggal angka, seluruh tim berusaha keras menyamakan posisi.

Ketua Tim SMAN 1 Brebes M. Raihan Diki Ramadhan  mengungkapkan perasaannya atas hasil yang dicapai timnya. Menurutnya, apa yang berhasil dicapai saat ini patut syukuri, sebab semua adalah hasil dari upaya dan kerja keras yang maksimal. 

“Persiapan yang kami lakukan untuk tampil berlomba sangat baik.  Kami belajar dan berlatih dengan giat baik dengan tim ataupun secara individu, memprediksi potensi-potensi kesalahan dan menggunakan strategi-strategi yang kami rasa efektif,” kata dia, di Komplek Parlemen, Senayan, Minggu (3/11).

Persoalan belum bisa mencapai Juara 1 Nasional, tambah Raihan,  itu adalah evaluasi bagi tim dan sekolah, agar lebih bersemangat lagi belajar dan berupaya agar bisa meraihnya dikesempatan yang akan datang.

Terkait penyelenggaraan LCC Empat Pilar, Raihan sangat mengapresiasi MPR karena menyediakan wadah kepada generasi muda dari seluruh wilayah Indonesia untuk lebih memahami Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Di kesempatan yang sama, guru pendamping SMAN 1 Brebes M. Anas Rifai mengungkapkan, persiapan-persiapan, teknik, strategi yang dilakukan semua sudah maksimal.

Bahkan, sambung dia, makin serius lagi ketika tim berhasil mewakili provinsi ke ajang nasional.  Semua materi yang diberikan MPR dipelajari secara intens. Bahkan latihan dilakukan secara periodik seminggu sekali.

“Dari mulai tahap seleksi di provinsi, kemudian masuk nasional, lalu berlaga di Grand Final dan meraih Juara III Nasional sesuatu yang tak disangka-sangka oleh kami, sebab setelah lima tahun ikut LCC di provinsi, baru tahun ini sekolah kami masuk nasional di Jakarta dan berhasil menempati Juara III Nasional,” ungkapnya.

Kekecewaan, tambahnya, karena tidak meraih Juara 1 Nasional tentu ada.  Namun, apapun pencapaian tim, itu adalah hasil kerja keras maksimal yang mampu dipersembahkan tim dan harus disyukuri.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

9 jam yang lalu

Menteri UMKM: Kuasai Pasar Domestik, Baru Perkuat Ekspansi Ekspor

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengh (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pengusaha…

9 jam yang lalu

Kemenag Perpanjang Pendaftaran AICIS+ 2026, Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik…

14 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

15 jam yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

18 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

18 jam yang lalu