POLITIK

Datang ke Istana, Sri Mulyani Irit Bicara

MONITOR, Jakarta – Sri Mulyani menjadi orang pertama yang bertemu Presiden Joko Widodo pada hari ini, Selasa (22/10). Menteri Keuangan di kabinet pertama Jokowi itu datang sendirian dan tiba di Istana Negara sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat memasuki kawasan Istana, Sri Mulyani yang mengenakan kemeja putih itu hanya melempar senyum kepada awak media. Sepanjang langkah kakinya mengayun, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu terus melambaikan tangannya dan terus berjalan.

Berbeda dengan kandidat menteri sebelumnya, Sri Mulyani lebih banyak bungkam dan fokus untuk bertemu Presiden.

Ketika ditanya awak media kapan mendapatkan panggilan dari Presiden Jokowi, ia menjawab singkat.

“Kemarin,” jawab Sri Mulyani sembari terus berjalan.

Recent Posts

Kunjungi Kelompok Ternak Canghegar, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dengar Langsung Keluhan Peternak

MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…

13 jam yang lalu

Puan Tegaskan PLN Harus Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…

13 jam yang lalu

4.000 Buruh Pemasok Sepatu Nike Dirumahkan, Waka Komisi IX DPR Dorong Optimalkan Jaring Pengaman Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…

13 jam yang lalu

Komnas Haji Pertanyakan Urgensi Perluasan Kewenangan OJK Awasi Dana Haji

MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…

17 jam yang lalu

Outlook Ketenagakerjaan 2026 Petakan Tantangan dan Proyeksikan Jutaan Peluang Kerja

MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…

18 jam yang lalu

Komisi III DPR Desak Pelaku Penyekapan Perempuan Segera Ditangkap dan Dijerat Pasal Berlapis

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…

18 jam yang lalu