POLITIK

Masuk Koalisi Pemerintah, Gerindra Pastikan Setia Kawal Jokowi

MONITOR, Jakarta – Kepastian Partai Gerindra masuk koalisi pemerintah hingga kini masih dinantikan banyak pihak. Pasalnya, meski sudah menggelar rapat pimpinan nasional (rapimnas) partai, Prabowo Subianto belum memastikan secara tegas partainya bakal masuk dalam koalisi pemerintah.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan bergabungnya partai Gerindra dengan koalisi pemerintah hanya tinggal menunggu waktu. Ia pun memastikan, partainya akan bergabung dengan pemerintahan Jokowi.

“Hanya menunggu waktu saja. 98 persen akan gabung. Hanya dua persen lagi,” ujar Puyuono.

Menurutnya, apabila Gerindra sudah masuk koalisi pemerintah, maka tidak perlu lagi mempertanyakan loyalitas dan komitmen kesetiaan partai berlambang kepala burung garuda itu.

“Kalau soal kesetiaan jangan ditanya. Kan yang bawa Pak Jokowi ke Jakarta Gerindra dan PDIP,” terangnya.

Ditegaskan dia, jika Gerindra sudah gabung dengan pemerintah maka sudah menjadi kewajiban partai besutan Prabowo itu akan siap mengawal Jokowi lima tahun kedepan.

“Kita punya tugas sukseskan Jokowi 5 tahun ke depan, kita loyal ke Jokowi tapi sepanjang tidak membahayakan keselamatan Negara, kalau bilang keselamatan negara mengarah kepada membahayakan negara rakyat itu cerita lain. Karena Gerindra berpihak kepada rakyat,” tandasnya.

Diketahui, Partai Gerindra selesai melaksanakan rapat pimpinan nasional (rapimnas) di Hambalang, Kabupaten Bogor, Rabu (16/10). Dalam rapimnas, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto disebut menekankan kesiapannya mengisi kabinet Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dengan kader parpol tersebut.

“Kalau bahasanya Pak Prabowo itu, bila negara memanggil, tidak ada alasan (menolak). Karena Pak Prabowo itu patriotisme itu penting, jadi untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Ia tak menjelaskan secara jelas maksud ucapan dari Prabowo itu terkait sikapnya bergabung dengan kabinet atau menjadi oposisi. Saat ini, Prabowo dan Gerindra disebutnya masih menunggu keputusan dari Jokowi.

“Iya (menunggu keputusan Jokowi). Jadi, tentu kami persilakan apabila Pak Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan membutuhkan dan bersesuaian dengan konsepsi Gerindra,” ujar Dahnil.

Recent Posts

Jasa Marga Gelar Roadster Rescue Competition 2026, Uji Kecepatan dan Ketepatan Petugas Tangani Kecelakaan Tol

MONITOR, Bogor – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Operator…

3 menit yang lalu

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memproses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah…

23 jam yang lalu

Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri

MONITOR, Cikarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia…

1 hari yang lalu

Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

MONITOR, Bandung – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan mentransformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Sabet Dua Penghargaan PR di Indonesia Public Relations Summit 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali meraih pengakuan nasional atas implementasi strategi komunikasi…

1 hari yang lalu

Alsintan Gerakan Ekonomi Desa, Kaum Muda Mulai Lirik Pertanian

MONITOR, Serang - Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian tidak hanya mendorong…

1 hari yang lalu