Politisi PDIP Arteria Dahlan (dok: IG Arteria)
MONITOR, Jakarta – Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan jadi bulan-bulanan masyarakat setelah tampil di Program Mata Najwa tadi malam, Rabu (9/10), saat membahas Perppu KPK. Emosi Arteria mulai tak terkontrol saat narasumber lainnya mulai menyudutkan statemennya.
Arteria bahkan terlihat ngotot dan tidak menghargai Profesor Emil Salim, yang lebih senior dibandingkan dirinya, serta menyebutnya sesat.
“Prof, sesat,” ujar Arteria Dahlan.
Bahkan ketika Direktur Pusaka dari Universitas Andalas Ferry Amsari ingin mengungkapkan argumentasinya soal kinerja KPK, Arteria kembali menyelanya.
“Kamu siapa? kamu tahu apalagi, ini sesat, tarik itu ucapan Prof. Saya tidak mau ada ruang penyesatan. Kamu sebut gerombolan DPR, kamu siapa? kamu ikut nyaleg? kamu jangan sembarangan!” bentak Arteria.
Tindakan Arteria pun mendulang respon dari politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ia menilai, sikap Arteria memang tidak layak, namun Ferdinand mengatakan ihwal maksud Arteria adalah hal yang layak dan sangat penting untuk menjadi perhatian masyarakat.
“Terlepas dari sikap emosional Arteria yang memang tak patut,” ujar Ferdinand, Kamis (10/10).
“Menurutku yang disampaikan oleh Arteria layak dan sangat penting jadi perhatian serius bangsa ini tentang perilaku penyidik KPK RI,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam…
MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…
MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…