PARLEMEN

Ketua DPR Dijabat Puan, Begini Respons Istana

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung mengatakan bahwa posisi Ketua DPR yang dijabat Puan Maharani bukan berarti DPR tidak bisa mengkritik pemerintah. Pasalnya, semua orang berhak untuk menyatakan pendapatnya.

Menurut Pramono, dalam kehidupan demokrasi, kritik itu akan datang bertubi-tubi, sekarang ini masyarakat memiliki kebebasan memberi kritik.

“Kemarin juga ketua DPR dari Golkar, sama aja. Toh bagian dari koalisi,” ujar Pramono di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Pramono pun mendorong agar masyarakat terlebih dahulu membiarkan para wakil rakyat bekerja sebelum mengkritik kinerja DPR. Dengan begitu, ia berharap DPR bisa memperbaiki kinerjanya.

“Memang tidak gampang dalam sistem demokrasi yang sangat terbuka, semua orang bisa kritik apa saja. Tapi tentunya media juga harus secara adil memberi ruang untuk itu kareba kemarin misalnya RUU KUHP, yang beredar kan lebih banyak hoaksnya,” terangnya.

Pramono menilai, saat ini banyak orang yang belum membaca substansinya dengan langsung mengkritik RUU KUHP. Sehingga, Presiden Jokowi langsung meminta pembahasan RKUHP ditunda agar tidak menimbulkan kecurigaan mahasiswa dan kelompok masyarakat yang menolak RUU tersebut.

“Pasal-pasal yang menimbulkan kontroversi lebih baik dikeluarkan. Bagaimana pun jangan ada pasal yang multi tafsir dalam pelaksanaan seperti UU ITE yang bisa multitafsir dan ini menimbulkan keresahan di masyarakat,” pungkasnya.

Recent Posts

Mahasiswa Universitas Islam Depok Raih Penghargaan di Ajang International Conference Santri Mendunia 2026

MONITOR - Mahasiswa Universitas Islam Depok, Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih penghargaan Most Outstanding Participant…

8 jam yang lalu

Waka Komisi IV DPR: Rehabilitasi Sawah Pascabencana Aceh-Sumatera Harus Jadi Strategi Perlindungan Produksi Pangan Nasional

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman memandang langkah Pemerintah…

12 jam yang lalu

Legislator Ingatkan Ada Ancaman Hukuman Bagi yang Beri Perlakuan Spesial ke Pelaku Pencabulan Santriwati

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengingatkan agar jangan ada…

12 jam yang lalu

Kementan Gerak Cepat Tangani Kasus Rabies di Maros

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian bergerak cepat menangani kasus gigitan anjing rabies di Kelurahan Cempaniga, Kecamatan…

19 jam yang lalu

FDIKOM UIN Jakarta Resmikan Common Room Pascasarjana, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Akademik

MONITOR, Tangerang Selatan - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali…

20 jam yang lalu

Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

MONITOR, Blitar – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemenuhan hak kerja penyandang disabilitas…

20 jam yang lalu