Bakal Ada Aksi Demo di Gedung DPR, Rute Transjakarta Dialihkan

Aksi Demonstrasi Mahasiswa menolak RKUHP di Gedung DPR RI, Senin (23/9/2019)

MONITOR, Jakarta – Aksi demontrasi, hari ini (30/9) di prediksi bakal kembali di halaman Gedung DPR RI, Senayan. Sejumlah arus lalu lintas kendaraan yang melintas ke Gedung DPR/MPR sepertinya bakal dialihkan, di antaranya termasuk rute Transjakarta.

Adapun rute pengalihan bus Transjakarta adalah sebagai berikut :

Koridor 9 : Pinang Ranti – Pluit sementara tidak melewati Halte Senayan JCC dan Slipi Petamburan dikarenakan adanya penutupan jalan.

Rute 4A : TU Gas – Grogol sementara tidak melewati Halte Senayan JCC dan Halte Slipi Petamburan dikarenakan adanya pentupan jalan.

Rute T11 : Bundaran Senayan – Poris Plawad sementara tidak melewati Halte Senayan JCC dan Slipi Petamburan.

Rute 1F : Bundaran Senayan – St.Palmerah dan 1B : Tosari – St.Palmerah mengalami pengalihan rute terkait adanya penutupan jalan di sekitar MPR/DPR. Untuk sementara tidak melewati halte Senayan JCC, DPR 1 dan DPR 2

Rute 3F : Gelora Bung Karno – Kalideres sementara tidak melewati Halte Senayan JCC dan Halte Slipi Petamburan dikarenakan adanya penutupan jalan di sekitar MPR/DPR

Sementar itu berdasarkan informasi yang diperoleh Aliansi mahasiswa dari berbagai universitas hari ini Senin (30/9/2019) berencana kembali menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI. Ini merupakan aksi lanjutan terkait penolakan UU KPK dan UU RKUHP yang dinilai berisi pasal kontroversi.

Aksi kali ini akan dilaksanakan sekira pukul 11.00 WIB dan dihadiri 1.500 massa dari mahasiswa dari berbagai universitas.

Selain mahasiswa, buruh dari berbagai elemen dan kelompok masyarakat lainnya juga akan demo di DPR. Mereka turun dengan sejumlah tuntutan. Selain terkait persoalan ekonomi melainkan juga untuk menyikapi aksi yang belakangan terjadi.

Sementara itu di DPR RI hari ini bertepatan dengan Rapat Paripurna Masa Persidangan I Tahun 2019–2020 terakhir sebelum nantinya pergantian periode DPR yang baru dilantik.

Rencananya dalam paripurna tersebut ada tiga agenda yang akan dibahas yakni pengambilan keputusan tingkat II tentang RUU Perkoperasian serta laporan pimpinan Pansus terhadap hasil kajian pemerintah terhadap atas pemindahan ibu kota.

Selain itu ada pidato penutupan masa persidangan I tahun sidang 2019 dan penutupan masa bakti keanggotaan DPR periode tahun 2014-2019.