PERISTIWA

Kader IMM Mahasiswa UHO Kendari Tewas, Pemuda Muhammadiyah Tuntut Investigasi

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Sunanto meminta Kapolri Tito Karnavian memimpin langsung investigasi tewasnya Mahasiswa Universitas Halu Oleo (Unhalu) Kendari, Sulawesi Tenggara yang juga merupakan kader organiasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Immawan Randi karena terkena tembakan saat melakukan aksi demonstrasi menolak RKUHP di Halaman Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kendari, Kamis (27/9/2019).

Atas kejadian tersebut, Sunanto menilai penanganan peserta aksi oleh Kepolisian Republik Indonesia sudah mengarah pada tindakan brutalitas dengan melakukan penembakan menggunakan peluru tajam.

“Tindakan brutal aparat Kepolisian terhadap Mahasiswa sangat bertentangan dengan peraturan Kapolri yaitu Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolsian RI dan Perkapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa,” katanya dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta. Kamis (27/9/2019).

“Karena itu, kami Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan melaporkan penembakan terhadap Saudara Randi akan kami laporkan ke KOMNAS HAM dan ke Mabes Polri agar diusut tuntas,” tegasnya.

Untuk sementara, lanjut Sunanto pihaknya menemukan ada Pelanggaran Prosedur Penanganan aksi dan Pelanggaran HAM dalam peristiwa tersebut, untuk itu ia meminta Kapolri memimpin langsung proses investigasi serta menindak secara tegas oknum kepolisian yang bersikap represif.

“Sekarang Saya sedang berada di Kendari dan akan memimpin langsung proses pemakaman almarhum Randi,” pungkasnya.

Randi diketahui meninggal setelah tertembak peluru tajam di bagian dada kanan saat aksi unjuk mahasiswa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kota Kendari, Kamis (26/9/2019 . Ia sempat dilarikan ke RS dr. Ismoyo (Korem) pada pukul 15.30 WITA namun nyawanya tak tertolong. Randi wafat pukul 15.45 WITA.

Recent Posts

Kemenag Harap Pimpinan Ormawa Perkuat Kepemimpinan dan Idealisme

MONITOR, Malang - Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) harus terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan (leadership) dan idelisme.…

3 jam yang lalu

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, DPR Desak Sanksi Tegas

MONITOR, Jakarta - Kasus keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali marak terjadi. Satu…

4 jam yang lalu

Percepat Pemulihan Bencana, KKP Kirim 1.142 Taruna ke Sumatra

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerjunkan 1.142 taruna ke Provinsi Aceh dan…

5 jam yang lalu

Menag: Isra Mikraj Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Keluarga

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW…

6 jam yang lalu

Analis: Keberhasilan Penyelamatan Pekerja Freeport Perkuat Kepercayaan Publik

MONITOR, Jakarta - Keberhasilan TNI dalam operasi penyelamatan 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tembagapura…

6 jam yang lalu

Pemerintah Pulangkan 27.768 WNI Korban Konflik hingga Online Scam

MONITOR, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menegaskan bahwa pelindungan Warga Negara Indonesia…

8 jam yang lalu