Politikus Partai Gerindra, Rachel Maryam
MONITOR, Jakarta – Politikus Gerindra Rachel Maryam mendesak agar pemerintah bertanggung jawab penuh atas bergulirnya wacana pengesahan RUU KUHP. Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo belum lama ini meminta DPR agar menunda pengesahan RKUHP tersebut.
Jokowi juga mengatakan, ada sejumlah pasal yang dinilai bermasalah dan harus dikaji kembali berdasarkan aspirasi masyarakat. Mengenai hal ini, Rachel pun menilai bahwa keputusan pemerintah semacam dagelan.
“Dagelan gak sih. RUU KUHP itu usulan pemerintah. Pemerintah yang mau dan Jokowi adalah pimpinan tertinggi pemerintah,” kata Rachel Maryam dalam keterangannya, Senin (23/9).
Rachel pun meminta agar Jokowi tak hanya menunda keputusan pengesahan RUU KUHP, melainkan harus menarik dan membatalkannya. Ia menilai, sikap pemerintah saat ini hanya basa-basi belaka.
“Mustinya kalau memang merasa RUU ini bermasalah, Jokowi minta RUU ini ditarik saja oleh pemerintah, dibatalkan. Bukan hanya ditunda. Basa basi aja,” tukas Rachel Maryam.
MONITOR, Bogor — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan akses pelatihan dan kesempatan kerja bagi penyintas penyalahgunaan…
MONITOR, Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melontarkan peringatan keras kepada importir pakan…
MONITOR, Pidie Jaya - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR, Muhammad Khozin mendukung langkah Pemerintah Pusat yang menggelontorkan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk menghadirkan jalan tol yang lancar,…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Lulusan Perguruan Tinggi…