Warga mengenakan baju pangsi. Foto: Dok Indonesiainside.id
MONITOR, Jakarta – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi pimpinan Zaenuddin alias Bang Oding mengimbau bahwa orang Betawi wajib memakai baju jawara atau yang biasa disebut dengan ‘Baju Pangsi’ pada hari Sabtu.
“Jadi pada hari Sabtu kita jadikan hari pangsi bagi orang Betawi,” ujar Oding kepada MONITOR.
Menurut Oding, Bamus Betawi yang dipimpinannya sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang isinya adalah mewajibkan orang Betawi untuk memakai pakaian pangsi.
Dijelaskan Oding, SK itu dikeluarkan untuk melestarikan salah satu adat budaya leluhur betawi dan telah disetujui oleh Majlis Adat Betawi.
“Baju Pangsi merupakan pakaian jawara-jawara Betawi sejak dahulu kala. Para Jawara Betawi yang dimaksud adalah sosok yang dalam keilmuannya baik ilmu agama maupun ilmu bela diri atau yang kita kenal dengan istilah silat Betawi,” jelas Oding.
Disebutkan Oding, warna baju pangsi bermacam-macam. Ada hitam, merah, hijau, krem dan coklat tua. Dilengkapi dengan asesoris sabuk besar, selendang kain, batu cincin dan sebilah golok dengan alas kaki sandal terompa.
“Pemakaian pangsi ini bermaksud untuk melestarikan salah satu adat budaya leluhur Betawi dan telah disetujui oleh Majlis Adat Betawi,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi sistem merit yang lebih transparan,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar,…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik keras kinerja Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan…
Oleh: Abdul Jabar* Penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur sebagai sahibulbait Muktamar…
MONITOR, Bogor - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menegaskan tidak ada…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyoroti kebijakan Pemerintah…