Anies Turunkan Satgas Bantu Karhutla Riau, Demokrat Hujani Kritik

600
Ketua DPP Demokart bidang Hukum dan Advokasi Ferdinand Hutahaean (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta telah menerjunkan sedikitnya 65 orang yang tergabung dalam unit Satuan Tugas (Satgas) Terpadu untuk membantu mengatasi kebakaran di Riau.

Mereka terdiri dari 25 orang Dinas Penaggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), 10 orang berasal dari Dinas Kesehatan yang akan membuat 2 posko di lokasi, 5 orang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, dan 10 orang dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Kemudian terdapat 10 orang yang berasal dari tim relawan Jakarta, serta tim pendukung sebanyak 5 orang.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan sendiri saat melepas 65 orang Satgas tersebut, berpesan kepada tim yang nantinya bertugas selama 10 hari agar tidak memandang tanggung jawab penaggulangan karhutla sebagai pengorbanan, tapi lebih kepada pengabdian.

Sayangnya, langkah Pemprov DKI ini justru menuai nyinyir dari Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean. Dalam laman Twitternya, ia meminta agar Anies fokus mengurusi persoalan di Jakarta yang masih menumpuk.

“Beresin Jakarta dululah pak Anies Baswedan, tadi saya lewat beberapa jalan di Jakarta agak semrawut,” kata Ferdinand Hutahaean, Rabu (18/9).

Selain itu, Ferdinand juga menyoroti beberapa masalah klasik di ibu kota misalnya polusi udara hingga kemacetan di berbagai jalan di Jakarta.

“Proyek kelamaan tidak selesai. Halte jadi tempat warung, polusi udara tinggi, kemacetan dimana-mana,” kritiknya.